Daftar Ruas Jalan di Palembang yang Macet, Dampak Hujan Deras yang Sebabkan Banjir
Slamet Teguh April 21, 2026 07:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hujan deras mengguyur kota Palembang membuat jalan Jl Angkatan 45, Jl Anwar Sastro, dan sejumlah titik lainnya di kota Palembang, Sumatera Selatan, tergenang air hingga terjadi kemacetan lalu lintas, pada Selasa (21/4/2026).

Kemacetan tersebut terjadi mulai dari Jl Sumpah Pemuda (Simpang Momea).

Pantuan Tribunsumsel.com, pengendara banyak yang harus berjalan pelan karena genangan air di lokasi tepatnya di depan Sekolah Arinda cukup dalam. 

Sementara kendaraan dari simpang RS Bunda terpantau sedikit yang melintas untuk menuju simpang Momea dan seterusnya, karena menghindari banjir di kawasan itu.

Selain itu dikawasan Jl Anwar Sastro tepatnya di depan kantor Disnaker Palembang dan samping Hotel Arista Palembang, terdapat titik banjir yang lumayan dalam sehingga pengendara harus mencari jalan alternatif.

Walikota Palembang Ratu Dewa sendiri sudah mewanti-wanti untuk OPD/ Dinas terkait yang ada, termasuk Kecamatan dan Kelurahan untuk Standby jika terjadi hujan deras dengan turun kebawah, meminimalisir banjir dan korban.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Banjir di Palembang Terjadi Lagi, Polda Sumsel Hingga Jalan Sudirman Terendam

Baca juga: Hanya Hitungan Menit Diguyur Hujan Deras, Kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang Langsung Banjir

Bikit Macet

Hujan deras mengguyur kota Palembang membuat jalan Jend. Basuki Rachmat, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan, tergenang air hingga terjadi kemacetan lalu lintas, pada Selasa (21/4/2026). 

Kemacetan ini dimulai dari Simpang Sekip hingga menuju ke Mapolda Sumatera Selatan. 

Petugas Dishub yang bertugas di sekitar lokasi agar masyarakat berhati hati disaat hujan dan mencari jalur alternatif lain karena saat ini masih tergenang cukup dalam sehingga banyak kendaraan yang mati. 

"Kita harapkan mencari alternatif lain karena masih cukup dalam," ujar petugas Dishub tersebut sambil mengatur lalu lintas, pada Selasa (21/4/2026). 

Banjir di jalan Jend. Basuki Rachmat, cukup dalam hingga membuat kendaraan khususnya roda dua banyak mati mesin sehingga harus kembali menunggu kendaraannya hidup. 

"Sudah belasan yang mati," tutupnya. 

Dalam pantauan Tribunsumsel.com di lapangan suasana yang terjadi masih macet dan drainase yang lambat dalam menyerap air menyebabkan air menggenang hingga menyebabkan banjir. 

Banjir juga terlihat dalam dengan tinggi betis orang dewasa.

Bahkan beberapa pengendara sepeda motor yang enggan untuk mengambil resiko menunggu untuk surut agar kendaraannya tidak mati. 

Salah satunya yakni Sobri mengungkapkan jika ia masih menunggu untuk surut karena masih terlalu dalam untuk sepeda motor. 

"Masih dalam jadi nunggu dulu semoga cepet surut biar lalu lintas lancar kembali," tutupnya.

(Arief Basuki Rohekan/ Angga)

 

 

 

ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.