TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam konsolidasi PDI Perjuangan, dengan keterwakilan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan.
Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek yang digelar di Ballroom Hotel Hayam Wuruk, Selasa (21/4/2026), yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.
Menurut Deni, keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi elemen strategis dalam membangun kehidupan politik yang inklusif dan berkeadilan.
“Momentum ini selaras dengan semangat Kartini, di mana perempuan harus hadir aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial,” ujar Deni.
Baca juga: Deni Wicaksono Siapkan Mesin Politik 2029, Tekankan Restrukturisasi PDI Perjuangan Madiun
Baca juga: Blitar Jadi Salah Satu Basis Suara Utama PDI Perjuangan, Deni Wicaksono : Jaga Kekuatan Partai
Ia menegaskan, komitmen partai terhadap pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui kebijakan konkret, yakni memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen di setiap kepengurusan.
“Ini bukti bahwa PDI Perjuangan memberi ruang nyata bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan,” tegas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.
Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa politik tidak hanya dimaknai sebagai kontestasi kekuasaan, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan sosial, termasuk bagi perempuan.
“Banyak ruang kolaborasi sosial yang bisa diisi perempuan. Peran mereka sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya mendengar suara perempuan, mengingat perannya yang besar dalam keluarga dan komunitas.
“Jumlah perempuan besar, maka suaranya harus didengar,” ujarnya.
Menurut Deni, perempuan—terutama sebagai ibu—memiliki posisi strategis sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter generasi.
Karena itu, perempuan perlu dibekali perspektif yang kuat agar mampu memperjuangkan kepentingan diri dan kelompoknya.
“Perempuan harus punya pandangan dan memperjuangkan kepentingannya, karena dari mereka lahir generasi masa depan,” pungkasnya. (*)
(TribunMataraman.com)