Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes, KadiskopUKM Kalteng Rahmawati: Peluang Bagi Generasi Muda
Pangkan Banama Putra Bangel April 21, 2026 07:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA — Pemerintah pusat membuka rekrutmen nasional untuk posisi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, dengan total kebutuhan mencapai 30.000 orang di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong operasional koperasi desa agar lebih profesional. 

Para manajer yang terpilih nantinya akan berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca juga: Ini Jemaah Haji Termuda dan Tertua asal Kota Palangka Raya Kalteng Tahun 2026, Usia 16 dan 86 Tahun

Berdasarkan informasi dari Kementerian Koperasi melalui akun Instagram resminya, pendaftaran dibuka sejak 15 hingga 24 April 2026 melalui laman phtc.panselnas.go.id.

Adapun persyaratan umum yang ditetapkan antara lain minimal pendidikan D3 dengan IPK 2,75 serta batas usia maksimal 35 tahun.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah, Rahmawati mengatakan, pihaknya baru menerima informasi terkait rekrutmen tersebut dalam waktu dekat.

“Kita kan baru dapat informasi juga minggu kemarin bahwa dari Kementerian Koperasi membuka lowongan manajer koperasi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, peran manajer koperasi ini tidak jauh berbeda dengan posisi Business Assistant (BA) dan Project Management Officer (PMO) yang selama ini telah ada.

Namun, sebelum ditempatkan di koperasi desa, para calon manajer akan terlebih dahulu mendapatkan pelatihan.

“Mereka mungkin akan lebih dilatih dulu sebelum masuk ke Koperasi Desa Merah Putih dan mereka dibawa PT Agrinas Pangan Nusantara,” katanya.

Setelah menjalani pembekalan, para manajer tersebut akan ditempatkan di koperasi desa di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Tengah.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi terkait jumlah kuota khusus untuk Kalteng.

“Untuk kuota Kalteng kita belum dapat informasi karena ini kan pendaftarannya secara umum, masih berbicara secara nasional 30 ribu,” jelasnya.

Rahmawati memastikan, keberadaan manajer nantinya diharapkan mampu mendorong koperasi desa agar dapat beroperasi secara optimal.

“Target dari pemerintah pusat sendiri supaya nanti Koperasi Merah Putih ini bisa segera beroperasional dengan baik karena memiliki manajer,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses rekrutmen sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi, mulai dari seleksi hingga penetapan peserta yang lolos.

“Kalau proses rekrutmennya, seleksinya sampai dengan nanti kelulusan semua ditangani oleh Kementerian Koperasi,” katanya.

Di sisi lain, Rahmawati berharap peluang ini dapat dimanfaatkan oleh generasi muda di Kalimantan Tengah.

“Saya berharap yang mendaftar adalah anak-anak muda kita yang punya potensi, sehingga bisa menggerakkan perekonomian di desa,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.