Sentuh Hati di Hari Kartini, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Ajak Sunengsih Belanja Sembako
ferri amiril April 21, 2026 09:20 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj. Retno Widyastuti menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang membutuhkan. 

Kegiatan ini dilakukan usai Monitoring dan Evaluasi TP PKK Kecamatan Manonjaya, Selasa (21/4/2026).

Dalam perjalanan pulang, perhatian beliau tertuju pada seorang lansia, Ibu Sunengsih (75), yang berada di pinggir jalan di dekat kantor Kecamatan Singaparna. 

Melihat kondisi tersebut, Hj. Retno Widyastuti langsung menghampiri yang Sunengsih. 

Diketahui, Ibu Sunengsih merupakan lansia yang mengalami cedera pada bagian kaki akibat tertabrak sepeda motor, sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan serta tinggal bersama anaknya dengan ekonomi yang berkecukupan.

Baca juga: Pangangonan Hill, Spot Wisata Healing Grup Terestetik yang Tersembunyi Kabupaten Tasikmalaya

Dengan penuh empati, beliau kemudian mengajak Ibu Sunengsih ke salah satu pusat perbelanjaan terdekat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Bantuan diberikan secara langsung dalam bentuk pembelian sembako, sehingga lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan penerima.

Hj. Retno Widyastuti mengungkapkan bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Harapannya, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari Ibu Sunengsih serta menjadi penguat bahwa beliau tidak sendiri. Kami ingin memastikan para lansia tetap mendapatkan perhatian dan dapat hidup dengan layak,” ujarnya dikonfirmasi TribunPriangan.com.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. 

Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan saling mendukung.

Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya dimaknai sebagai emansipasi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata dalam membantu sesama, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

"Diharapkan bantuan kepada lansia ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus menebar kebaikan di tengah masyarakat," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.