PERIKSA Tempat Hiburan Malam, Cek VCT & Screening TBC Rutin, 18 Kasus ODHA Ditemukan di Gilimanuk!
Anak Agung Seri Kusniarti April 21, 2026 09:40 PM

TRIBUN-BALI.COM - Satu per satu karyawan tempat hiburan malam di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin  (20/4) kemarin.

Adalah upaya Kelurahan bersama Puskesmas untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti HIV AIDS dan Tuberkulosis (TBC). Screening rutin dilakukan karena hingga April 2026 ini, tercatat sudah ada 18 kasus orang dengan HIV Aids (ODHA) di Gilimanuk.

Dari informasi yang Tribun Bali himpun, selain melaksanakan screening penyakit menular juga dilakukan sebagai pendataan penduduk non permanen.

Dalam screening sedikitnya ada 11 orang pekerja di tempat hiburan malam yang diperiksa kesehatannya. Mulai dari tes darah untuk screening HIV Aids dan pemeriksaan dahak untuk TBC. 

Baca juga: DUGAAN Perilaku Tak Senonoh Guru ke Siswa Tersebar Luas di Jembrana dalam Sebuah Pesan, Kini Dicek!

Baca juga: AKSI Nekat Siswi SD Lompat dari Lantai 3 Pasar Serangan Viral di Medsos, Polisi Selidki Motif Korban

"Screening ini menjadi bagian upaya kami untuk mendata dan mengontrol dari para pekerja hiburan malam serta antisipasi penyebaran penyakit menular. Screening dilakukan rutin setiap enam bulan sekali," kata Kepala Puskesmas 2 Melaya, dr. GN. Arya Widikarma. 

Dia menyebutkan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan rutin tersebut guna mencegah penambahan kasus semakin parah. Mengingat hingga saat ini sedikitnya tercatat ada 18 kasus ODHA di Kelurahan Gilimanuk. 

"Ada peningkatan dua kasus tahun ini. Sebelumnya dari 16 kasus hingga 18 kasus ODHA," sebutnya. 

Secara umum, kata dia, ODHA tersebut dalam kondisi sehat dan menjalani pengobatan. Kemudian mereka diketahui melalui pemeriksaan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas yang ada.

"Mereka dalam kondisi sehat semuanya. Semua dalam keadaan terkontrol termasuk dalam pengobatan juga," tandasnya. 

Terpisah, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma menegaskan, pemeriksaan kesehatan seperti cek VCT dan screening TBC dilakukan secara rutin bagi pekerja hiburan malam di Gilimanuk. 

"Khusus untuk para pekerja hiburan malam, kita laksanakan tes rutin. Jadi kita benar-benar menjaga, terutama terkait HIV AIDS yang sangat berisiko sekali terjadi terutama kepada para pekerja ini, begitu pula dengan warga lainnya. Mudah-mudahan dengan skrining rutin ini bisa menekan kasus penyakit menular khususnya HIV AIDS ini," tegasnya. 

Disisi lain, kata dia, pihaknya juga melakukan pendataan terkait penduduk non permanen. Dari total yang diperiksa identitasnya, ada tujuh orang yang belum memiliki surat keterangan penduduk non-permanen (SKPN).

"Mereka yang terjaring kita berikan pembinaan dan meminta kepada para duktang untuk segera mengurus SKPN di kantor lurah Gilimanuk," tandasnya. (mpa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.