BOLASPORT.COM - Wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, memberikan penghormatan tertinggi untuk megabintang Argentina, Lionel Messi, usai memenangkan penghargaan individu terbaru.
Prestasi individu perlahan mulai diraih oleh Yamal.
Terbaru, pemain berusia 18 tahun tersebut berhasil memenangkan Laureus Young Sportsman of the Year di Madrid, Senin (20/4/2026).
Gelar prestisius itu diberikan langsung oleh legenda Brasil, Cafu.
Laureus Young Sportsman of the Year tersebut juga menandai bahwa bakat dan talenta yang dimiliki Lamine Yamal diakui secara internasional.
Kesuksesan itu membawa Yamal berada di antara pesohor olahraga dan atlet-atlet kelas dunia dari berbagai cabang olahraga.
Bersinar bersama Barcelona dan Spanyol di usia kurang dari 21 tahun, bocah ajaib berdarah Maroko tersebut menikmati momen yang luar biasa musim lalu.
Yamal menjadi salah satu kunci sukses Barca memenangkan treble domestik.
Meskipun gagal merengkuh Ballon d'Or tahun lalu usai menjadi runner-up, ia berhasil menyabet Kopa Trophy untuk kedua kalinya secara beruntun.
Tidak bisa dipungkiri bahwa prestasi yang diraih oleh Yamal dalam kurun waktu satu tahun terakhir didapat dengan kerja kerasnya.
Dalam kesempatan yang sama usai meraih Laureus Young Sportsman of the Year, ia turut memberikan apresiasi tertinggi untuk eks kapten Barcelona sekaligus megabintang Argentina, Lionel Messi.
Bagi Yamal, Messi tidak hanya sekadar pesepak bola, melainkan menjadi standar tertinggi bagi seorang atlet profesional di cabang olah raga mana pun.
Pengaruh dari La Pulga begitu luar biasa sehingga sosoknya dijadikan idola sejak masa kecil oleh jebolan La Masia itu.
Terinspirasi oleh Lionel Messi, Lamine Yamal lantas berharap dirinya bisa mengikuti jejaknya.
"Ketika Anda menyadari bahwa seorang atlet bukan hanya legenda dalam cabang olahraganya, melainkan legenda di seluruh dunia olahraga, bagi saya Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa," tutur Yamal, dikutip dari Diario Sport.
"Jika dia bukan atlet terhebat sepanjang masa, dia pasti termasuk dalam perbincangan itu bersama mereka semua."
"Dia lebih dari sekadar idola; saya rasa semua orang menghormatinya atas segala yang telah dia lakukan."
"Messi telah menjadi bagian dari masa kecil setiap anak saat kami bermain di taman atau di sekolah."
"Saya berharap bisa mengikuti jejaknya," imbuhnya.
Dengan usia masih menginjak 18 tahun, karier Lamine Yamal masih begitu panjang.
Terlebih dirinya saat ini sudah menjadi bagian penting dari Barcelona.
Tidak hanya itu, kesempatan untuk mengikuti jejak Lionel Messi juga sudah muncul tanda-tandanya.
Yamal memakai nomor keramat di Camp Nou, yakni nomor 10 yang sebelumnya melekat erat pada jersei Messi.
Gaya bermainnya pun begitu mirip dengan kemampuan kaki kiri yang mematikan dibarengi dribel ciamik dan posisinya yang serupa dengan idola, yakni winger kanan.