Melinda Aksa: Jangan Pernah Berhenti Belajar!
Abdul Azis Alimuddin April 22, 2026 01:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak perempuan untuk tidak pernah berhenti belajar dalam kondisi dan peran apa pun.

Pesan itu ia sampaikan saat berbicara tentang peran perempuan yang terus berkembang di tengah dinamika zaman.

Ia menegaskan, perempuan memiliki banyak cara untuk mengaktualisasikan diri, tanpa harus terpaku pada karier formal.

"Pesan saya, jangan berhenti belajar," ujar Melinda, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, menjadi perempuan berdaya tidak selalu identik dengan bekerja di kantor atau menjalani rutinitas.

Perempuan, kata dia, tetap bisa berkembang meski memilih menjadi ibu rumah tangga.

"Tidak perlu harus bekerja di kantor. Kita juga bisa berdaya dengan hanya menjadi ibu rumah tangga," jelasnya.

Melinda mengingatkan agar perempuan tidak meremehkan perannya sendiri.

Ia menilai anggapan “hanya ibu rumah tangga” adalah pandangan yang keliru.

"Jangan pernah merasa ‘saya hanya ibu rumah tangga, saya tidak berdaya’. Tentu itu salah sekali," tegasnya.

Bagi Melinda, semua peran perempuan memiliki nilai yang sama penting.

Yang terpenting adalah bagaimana setiap individu memilih dan memaksimalkan peran tersebut.

"Semua peran kita itu hebat, bagaimana kita memilihnya dan memaksimalkannya," ujarnya.

Inspirasi itu, lanjut Melinda, ia ambil dari sosok Khadijah binti Khuwailid.

Ia melihat Khadijah sebagai figur perempuan tangguh yang mampu menyeimbangkan peran dalam keluarga dan dunia usaha.

"Sosok Khadijah menjadi inspirasi, bagaimana beliau bisa menjalankan peran sebagai istri dan tetap menjadi pengusaha hebat," katanya.

Menurutnya, nilai-nilai yang diteladankan Khadijah masih sangat relevan hingga saat ini.

Hal itu mencerminkan perempuan modern yang kuat, baik di ranah domestik maupun publik.

Melinda juga mengaitkan semangat tersebut dengan nilai-nilai yang diwariskan R.A. Kartini.

Ia menilai keduanya memiliki benang merah yang sama, yakni perempuan yang terus belajar dan bertumbuh.

Di tengah kesibukannya, Melinda sendiri menjalani berbagai peran sekaligus.

Ia merupakan seorang ibu, Ketua Yayasan Bosowa Education, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar.

Seiring terpilihnya Munafri Arifuddin sebagai Wali Kota Makassar, tanggung jawabnya pun semakin luas.

Ia kini aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan melalui PKK.

Melinda mengakui, menjalani banyak peran bukan hal yang mudah.

Dibutuhkan kemampuan mengatur waktu serta dukungan dari keluarga.

"Menyeimbangkan itu perlu dengan banyak dukungan, terutama dari keluarga," katanya.

Ia menyebut keluarga sebagai sumber energi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Tempat untuk kembali saat lelah dan berbagi ketika beban terasa berat.

Meski demikian, Melinda menyadari tidak semua peran dapat dijalani secara maksimal dalam waktu bersamaan.

Ia pun memilih mengurangi keterlibatannya di yayasan agar lebih fokus di PKK.

"Sekarang kesibukan lebih banyak sebagai Ketua TP PKK," katanya.

Di PKK, Melinda melihat langsung berbagai upaya pemberdayaan perempuan.

Mulai dari pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga edukasi kesehatan keluarga.

"Banyak sekali, kami di PKK fokus untuk keluarga, memberikan pelatihan dan pemberdayaan perempuan," ujarnya.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga dan mencetak generasi masa depan.

Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi sangat penting.

Melinda juga menilai peluang perempuan di era saat ini semakin terbuka luas.

Baik dalam bidang pendidikan maupun karier.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap pilihan tetap kembali pada masing-masing individu.

"Apakah fokus sebagai ibu rumah tangga atau berkarier, itu kembali ke tujuannya masing-masing," jelasnya.

Ia kembali menekankan, tidak ada peran yang lebih rendah di antara perempuan.

Semua memiliki kontribusi yang sama pentingnya.

Di akhir pernyataannya, Melinda kembali mengingatkan pentingnya terus belajar.

Ia berharap perempuan tidak meragukan nilai dirinya sendiri.

"Kita jadi ibu rumah tangga, kita pun juga harus pintar," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.