SURYA.CO.ID - Musim haji telah tiba, dan momen melepas keberangkatan sanak saudara atau kerabat menuju Tanah Suci selalu dipenuhi rasa haru.
Bagi masyarakat Indonesia, mendoakan jemaah haji adalah tradisi penting sebagai bentuk dukungan spiritual agar mereka diberikan keselamatan dan menjadi haji yang mabrur.
Berikut adalah kumpulan doa keberangkatan haji dalam bahasa Arab yang sesuai dengan tuntunan sunnah maupun tradisi para ulama.
Berdasarkan riwayat dari Rasulullah SAW, saat melepas seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh (safar), termasuk haji, kita dianjurkan membaca:
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astawdi’ullāha dīnaka, wa amānataka, wa khawātīma ‘amalik.
Artinya: "Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu."
Salah satu ucapan yang paling sering disampaikan adalah harapan agar ibadah mereka diterima oleh Allah SWT:
جَعَلَ اللهُ حَجَّكَ مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَكَ مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَكَ مَغْفُوْرًا
Ja’alallāhu hajjaka mabrūran, wa sa’yaka masykūran, wa dzanbaka maghfūran.
Artinya: "Semoga Allah menjadikan hajimu mabrur, sa’imu (usaha/sa'i) yang disyukuri, dan dosamu yang diampuni."
Doa ini sering dibacakan agar jemaah senantiasa dalam lindungan Allah dan dimudahkan segala urusannya:
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Zawwadakallāhut taqwā, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumā kunta.
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan bagimu di mana pun kamu berada."
حَجًّا مَبْرُوْرًا
Haji yang mabrur
فِي أَمَانِ الله
Dalam lindungan Allah
يَسَّرَ اللهُ أُمُوْرَكُمْ
Semoga Allah mudahkan urusanmu
Selain mengucapkan doa-doa di atas, ada beberapa adab yang baik dilakukan saat melepas jemaah:
1. Meminta Doa Balik: Jemaah haji adalah tamu Allah yang doanya mustajab. Mintalah dititipkan doa agar Anda segera menyusul ke Baitullah.
2. Memberikan Semangat: Hindari membicarakan hal-hal yang memberatkan pikiran jemaah.
3. Bersalaman dan Bermaafan: Memastikan jemaah berangkat dengan hati yang bersih tanpa ganjalan urusan duniawi.