TRIBUN-MEDAN.com - Misi bangkit Chelsea tak susuai harapan.
Berturut setelah pekan lalu dikalahkan Manchester United, kini The Blues malah dipermalukan Brighton & Hove Albion.
Chelsea dikalahkah dengan skor telak 3 gol tanpa balas dalam lanjutan Premier League di Amex Stadium, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Mimpi Chelsea FC tampil di Liga Champions musim depan kian memudar. The Blues dipermalukan Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan Premier League di Amex Stadium, Selasa (21/4/2026) waktu setempat.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea dalam perburuan empat besar.
Alih-alih menjaga asa, tim asal London Barat justru tampil tanpa arah dan nyaris tanpa perlawanan sepanjang pertandingan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Brighton langsung mengambil inisiatif serangan.
Tim tuan rumah tampil agresif dengan pressing tinggi yang membuat Chelsea kesulitan keluar dari tekanan.
Menurut laporan Evening Standard, Brighton membuka keunggulan lewat Ferdi Kadioglu setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Chelsea. Gol tersebut menjadi awal dominasi penuh tuan rumah.
Chelsea yang mencoba bangkit justru kembali kebobolan di babak kedua melalui Jack Hinshelwood. Permainan cepat Brighton kembali memperlihatkan rapuhnya koordinasi lini belakang The Blues.
Penderitaan Chelsea ditutup oleh gol veteran Danny Welbeck di masa injury time.
Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 bagi Brighton sekaligus menegaskan superioritas mereka di laga ini, sebagaimana ditampilkan dalam laporan Sky Sports.
Tanpa Shot on Target, Chelsea Jadi Bulan-bulanan
Salah satu fakta paling mencolok dari laga ini adalah mandulnya lini serang Chelsea.
Berdasarkan data yang dikutip Sky Sports, Chelsea gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Baca juga: Hitungan Juara Liga Inggris Jika Arsenal dan Manchester City Punya Poin Sama
Situasi ini memperlihatkan betapa buruknya efektivitas serangan mereka.
Tidak hanya tumpul, kreativitas lini tengah Chelsea juga dinilai minim, sehingga suplai bola ke lini depan nyaris tidak ada.
Dalam ulasan Football London, sejumlah pemain Chelsea mendapat rating rendah.
Beberapa di antaranya dinilai “invisible” karena gagal memberi dampak signifikan di lapangan.
Media tersebut juga menyoroti lemahnya transisi permainan Chelsea, baik saat menyerang maupun bertahan, yang membuat mereka mudah dieksploitasi Brighton.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Chelsea di Liga Inggris.
Mereka kini terus tercecer dari persaingan papan atas, bahkan semakin jauh dari zona Liga Champions.
Media Inggris seperti The Guardian menilai performa Chelsea saat ini berada dalam fase krisis, dengan kombinasi buruk antara lini depan yang mandul dan pertahanan yang rapuh.
Tekanan terhadap pelatih dan manajemen pun semakin meningkat.
Suporter mulai menunjukkan ketidakpuasan, terutama karena tim tidak menunjukkan perkembangan signifikan di fase krusial musim.
Secara matematis peluang masih terbuka, namun secara realistis, banyak analis menilai Chelsea sudah “mengucapkan selamat tinggal” pada Liga Champions musim depan.
Di sisi lain, kemenangan ini mempertegas status Brighton sebagai kuda hitam yang serius di Premier League musim ini.
Dengan permainan kolektif yang solid, pressing intens, dan penyelesaian akhir yang efektif, Brighton mampu memanfaatkan setiap celah yang ditinggalkan lawan.
Kemenangan atas Chelsea bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga pernyataan bahwa mereka layak bersaing di zona Eropa.
Dengan performa seperti ini, sulit membayangkan Chelsea mampu mengejar ketertinggalan dari rival-rivalnya di papan atas.
Kekalahan telak tanpa shot on target menjadi simbol krisis yang tengah mereka alami—baik secara taktik, mental, maupun kualitas permainan.
Jika tidak ada perubahan drastis dalam waktu dekat, maka musim ini bisa berakhir dengan satu kata yang paling menyakitkan bagi fans The Blues: sayonara Liga Champions.
Baca juga: Perkara Bupati Bagi-bagi THR, Perwira Polisi hingga Jaksa Diperiksa, KPK Terlusuri Aliran Dana Suap
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Baca juga: Pemkab Dukung Penuh Perjuangan Memperoleh Bantuan Banjir, Bupati Langkat Ajak Masyarakat ke Pusat
Sumber: tribunnews.com