Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meluapkan kekecewaan usai hasil imbang melawan Dewa United, menyebut gol lawan seharusnya tidak sah karena bola sudah keluar.
Ia menilai keputusan wasit dan VAR merugikan timnya di tengah persaingan ketat papan atas.
Umuh Muchtar, mengaku kecewa karena gol pertama Dewa United ke gawang Persib pada laga Super League Indonesia 2025/2026 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), tidak dianulir.
Menurut Umuh, hasil imbang tersebut disebabkan keputusan wasit yang memimpin pertandingan, yaitu Yoko Supriyanto dan wasit VAR Sance Lawita.
"Terus terang saja, ini karena wasit. Mutlak karena wasit. Puluhan juta bahkan ratusan juta orang menonton, bukan hanya Persib yang menyaksikan," ujar Umuh saat dihubungi usai laga.
Baca juga: Sosok Wasit Yoko Supriyanto, Sahkan 2 Gol Kontroversial Dewa United ke Persib
Ia menjelaskan bahwa pada gol pertama, bola sudah keluar lapangan sebelum gol tercipta, namun tetap disahkan wasit.
"Gol pertama itu jelas keluar, mutlak bola di luar. Kami semua diam karena sudah tahu bola sudah keluar," jelasnya.
Umuh mengakui Dewa United adalah tim yang bagus dan layak diperhitungkan, namun kesalahan wasit ini sangat merugikan.
"Kami teledor, mengira bola sudah out, sehingga bola pertama dibiarkan. Sangat menyakitkan," kata dia.
Mengenai wasit VAR Sance Lawita yang pernah bermasalah dan mendapat sanksi pada 2022, Umuh menilai tidak masuk akal wasit yang bermasalah tetap ditugaskan di VAR.
"Sangat sedih melihat Bobotoh tetap setia mendukung kami. Mereka memadati jalan di luar stadion saat masuk dan keluar," tuturnya.
Baca juga: VAR Kembali Jadi Sorotan, 2 Gol Kontroversial Warnai Laga Dewa United vs Persib
Umuh juga mempertanyakan mengapa tidak menggunakan wasit dari luar negeri, seperti Jepang atau China.
"Protes pun tidak ada yang dikabulkan, jadi percuma," ujarnya.
Meski demikian, Umuh memastikan pihaknya akan melayangkan surat protes sebagai catatan.
"Ini sudah jadi kebiasaan. Mudah-mudahan Ketua PSSI Erick Thohir lebih jeli dan tidak takut dengan pengikutnya. Ini berbahaya untuk masa depan sepakbola Indonesia dan perwasitan di Indonesia," katanya.
Umuh menegaskan bahwa timnya dikalahkan oleh wasit karena gol tersebut jelas keluar, bukan hanya beberapa senti. "Kami memiliki data yang akan saya viralkan agar seluruh Indonesia tahu keadaannya," ujarnya.
Ia mengungkapkan seluruh tim sangat kecewa dan para pemain merasa sakit atas kejadian itu.
"Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada enam laga lagi. Menang, menang, menang. Intinya di situ. Tetap semangat, insya Allah kita juara. Namun memang sekarang situasinya sedikit ketar-ketir," katanya.
Jarak poin antara Persib dan Borneo FC kini semakin dekat, hanya terpaut dua poin. Persib memimpin dengan 65 poin, Borneo FC di posisi kedua dengan 63 poin, dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 58 poin. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)