TRIBUN-PAPUA.COM - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Yahukimo, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026).
Ia tiba di Bandara Nop Goliath Dekai menggunakan pesawat Hercules TNI AU sekitar pukul 10.45 WIT.
Dalam kunjungannya tersebut, Gibran didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Vernando Wanggai.
Kunjungan Gibran disambut oleh Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, Sekda Yahukimo Redison Manurung dan jajaran pimpinan OPD Pemkab Yahukimo.
Baca juga: Gibran Sambangi Jantung Logistik 8 Kabupaten di Papua Tengah
Dalam kunjungan kerjanya ke Yahukimo, Gibran sempat mengunjungi Koramil 1715/06 Dekai, yang juga menjadi markas Yonif 5 Marinir dan Taipur/Timsus 303.
Kepada para prajurit TNI yang bertugas, Gibran menyampaikan rasa terima kasih karena mereka telah membantu menjaga keamanan di Yahukimo.
“Terima kasih sekali pada teman-teman TNI dan Polri yang sudah mengamankan situasi. Beberapa bulan lalu saya sempat menunda kunjungan ke Yahukimo, tapi alhamdulillah hari ini bisa berjalan lancar," kata Gibran, seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Gibran menegaskan bahwa kunjungannya ke Yahukimo merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pembangunan menjangkau seluruh wilayah secara merata.
Menurutnya, ketika keamanan suatu daerah terjamin, maka program-program pemerintah akan lebih mudah untuk dijalankan.
“Saya ke sini tidak ada kepentingan apa-apa, hanya ingin menjalankan perintah Bapak Presiden. Kalau Yahukimo dan sekitarnya aman, otomatis program-program pemerintah bisa kita bawa masuk ke sini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengakui bahwa kunjungannya ke Yahukimo lebih menantang dibanding kunjungannya ke sejumlah daerah lain di Tanah Papua karena faktor keamanan.
Meski begitu, Gibran mengaku tidak kapok.
Gibran menekankan bahwa ia akan terus mengunjungi wilayah Papua termasuk Yahukimo, untuk memastikan program percepatan pembangunan Papua berjalan lancar.
“Dari kunjungan tiga hari ini ke Nabire, Mimika, dan Sorong nanti, yang paling menantang memang Yahukimo. Tapi tidak apa-apa, saya tidak kapok. Justru ke depan kita akan kembali lagi ke sini dengan membawa lebih banyak menteri dan program," ungkapnya.
Baca juga: Wapres Gibran Ajak Anak Yatim Mimika Belanja Alat Sekolah di Toko Meriah
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengapresiasi kunjungan Gibran mengingat daerahnya masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
"Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat kepada masyarakat Yahukimo," ujar Didimus, seperti dikutip dari TribunPapuaTengah.com.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Yahukimo juga mengusulkan tujuh agenda strategis guna membuka isolasi wilayah dan memperkuat ekonomi lokal.
Usulan yang pertama adalah pembangunan Pelabuhan Dekai.
Kedua, pembangunan jalan Dekai-Wamena.
Ketiga, pembangunan irigasi di Yahukimo untuk mendukung ketahanan pangan.
Keempat, pembangunan stadion olahraga.
Kelima, pembangunan rumah layak huni bagi ASN.
Keenam, pembangunan ringroad atau jalan lingkar di Dekai.
Dan yang terakhir adalah pembangunan lapangan terbang perintis dan subsidi penerbangan.
"Kami berharap ada kebijakan strategis yang langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat melalui dukungan infrastruktur besar," ucap Didimus. (*)