Tribunlampung.co.id, Purwakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk mengirim sembilan siswa SMAN 1 Purwakarta yang terlibat dalam kasus pengolok-olokan terhadap guru PKN ke barak militer.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan pentingnya pembinaan karakter bagi para pelaku.
“Mereka harus dibina, mengubah sikap yang salah menjadi yang benar,” ujar Dedi Mulyadi dalam kunjungan ke sekolah pada Selasa (21/4/2026).
Para siswa ini sebelumnya sempat dijatuhi hukuman berupa skorsing, namun dengan saran dari Dedi Mulyadi, mereka akhirnya diputuskan untuk melakukan kerja sosial dan dibina lebih lanjut.
Sejak Senin (20/4/2026), sembilan siswa tersebut sudah mulai menjalani hukuman dengan membersihkan lingkungan sekolah, termasuk toilet.
Tak hanya itu, mereka juga mengikuti kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur'an dan membaca Al-Kitab.
Tindakan ini menjadi langkah awal untuk merubah perilaku mereka.
Guru BK SMAN 1 Purwakarta menambahkan bahwa orangtua para siswa pun menyambut baik saran hukuman yang diberikan oleh Dedi Mulyadi.
"Orangtua sangat bersyukur dengan aturan yang ada di sini, karena ini bisa menjadi kebiasaan baik," ungkapnya.
Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa kondisi psikologis dan latar belakang keluarga siswa pelaku tidak menunjukkan adanya masalah berarti.
Para siswa berasal dari keluarga yang utuh dan berada dalam kondisi ekonomi yang mapan.
Meski begitu, perbuatan mereka dianggap sebagai bentuk perundungan yang harus diberi penanganan khusus.
"Tidak ada masalah keluarga atau ekonomi, tapi kita harus lihat ini sebagai kesempatan untuk mendidik mereka," lanjut Dedi.
Selain kerja sosial, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa para siswa akan mengikuti program pembinaan di barak militer pada bulan Juni mendatang.
Mereka akan bergabung dengan ketua OSIS yang sekarang, dan menjalani pelatihan fisik serta pembekalan mental di markas Marinir Jakarta.
“Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin,” tambah Dedi Mulyadi, yang berharap pembinaan di barak militer dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter mereka.
sumber: tribun jabar