Pelatih Persija Mauricio Souza Waspadai Kejutan PSIM demi Bersaing di Zona Juara
Lukman Adhi Kurniawan April 22, 2026 01:33 PM

PERSIJA
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza pastikan timnya akan mewaspadai penuh PSIM.

BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza optimistis bisa mengalahkan PSIM Yogyakarta.

Pekan ke-29 Super League 2025/2026 akan mempertemukan kedua tim di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4/2026).

Persija dalam misi penting untuk mengamankan tiga poin demi menekan Persib Bandung di puncak klasemen.

Performa Macan Keamayoran juga cukup apik dengan dua kemenangan beruntun saat melawan Persebaya Surabaya dan PSBS Biak.

Kondisi berbeda justru didapatkan oleh PSIM yang dalam tiga pertandingan mendapatkan kekalahan.

Mauricio menjelaskan bahwa tantangan yang mereka hadapi adalah waktu persiapan yang mepet.

Menurutnya, ini jadi masalah termasuk akhirnya ada pemindahan venue dari Yogyakarta ke Bali.

Tentunya, butuh penyesuaian karena mereka ingin bisa mendapatkan hasil maksimal.

"Persiapan untuk pertandingan ini cukup terbatas karena jeda dari laga sebelumnya ke pertandingan di Bali tidak terlalu panjang."

"Kami juga tidak memperhitungkan perjalanan jauh ke Bali karena awalnya kami mengira akan bermain di Jogja."

"Namun, waktu yang ada tetap kami manfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan."

"Kami termotivasi dan memahami betapa pentingnya pertandingan besok bagi kami," kata Mauricio Souza dilansir BolaSport.com dari laman Persija.

Pelatih asal Brasil ini melanjutkan, ada beberapa evaluasi yang mereka lakukan jelang laga ini.

Termasuk kekurangan yang terjadi saat melawan PSBS Biak pekan lalu dari sisi kreativitas serangan.

Dia berharap Persija bisa lebih klinis dan mematikan saat berada di kotak penalti lawan.

"Terkait evaluasi pertandingan sebelumnya, kami sudah membahasnya bersama tim."

"Dalam 15–20 menit awal, kami tampil dengan intensitas yang baik dan berusaha mencari cara untuk mencetak gol, tetapi belum berhasil."

"Kami cukup sering mengangkat bola ke dalam kotak penalti, namun tidak mampu mengkonversinya menjadi gol."

"Di area dekat gawang, kami masih kurang kreativitas, baik melalui aksi individu maupun kombinasi satu-dua untuk menembus ke dalam kotak penalti," ujarnya.

Sementara itu, Mauricio sudah berpesan kepada semua pemainnya untuk tidak memandang remeh PSIM.

Menurutnya, Laskar Mataram diisi pemain-pemain berkualitas dan berpotensi menyulitkan mereka.

Ini yang harus diwaspadai demi bisa membawa pulang tiga poin dan menjaga kans juara di akhir musim.

"Saya tidak menilai hanya satu pemain dari tim lawan."

"Sepak bola memang melibatkan individu, tetapi kami selalu menekankan aspek kolektif."

"Di dalam tim PSIM ada beberapa pemain bagus, namun saya tidak bisa menyoroti hanya satu atau dua pemain saja," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.