Warga Banggai Keluhkan Kelangkaan Gas 5,5 Kg dalam Tiga Hari Terakhir
Fadhila Amalia April 22, 2026 03:09 PM

TRIBUNPALU.COM - Warga Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mengeluhkan kelangkaan gas 5,5 kilogram yang terjadi dalam tiga hari terakhir.

Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Informasi dihimpun TribunPalu.com, Rabu (22/4/2026),  menyebutkan, kelangkaan terjadi di sejumlah titik penjualan di wilayah Luwuk dan sekitarnya.

Baca juga: Sulit Dicari, Gas 5,5 Kg di Banggai Tembus Rp175 Ribu

Di beberapa toko kelontong, tabung gas bahkan dilaporkan kosong sejak usai Lebaran.

Selain sulit didapat, harga gas non subsidi tersebut juga mengalami kenaikan.

Dari sebelumnya berkisar Rp118 ribu hingga Rp120 ribu per tabung, kini melonjak menjadi sekitar Rp150 ribu hingga Rp175 ribu di sejumlah lokasi penjualan.

Baca juga: Hari Bumi 2026, Yosepina Iryani Ajak Ibu-Ibu Manfaatkan Eco Enzim untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Warga berharap pasokan gas kembali normal agar kebutuhan rumah tangga tidak terus terganggu.

Mulai Naik 18 April

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan, kenaikan Harga LPG yang berlaku mulai 18 April untuk gas non subsidi bersifat sementara. 

Sebab harganya bisa kembali turun apabila acuan harga gas dunia mengalami penurunan.

Bahlil mengatakan, Pemerintah hanya bisa menjamin atau menahan kenaikan harga gas subsidi, ketika kenaikan harga acuan gas dunia mengalami kenaikan. 

Sementara untuk LPG non subsidi, harganya mengikut fluktuasi harga acuan global.

Kenaikan terjadi sejak Sabtu per 18 April 2026 dan sudah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM. 

Regulasi tersebut membentuk harga jual di pasar, dengan acuan harga gas dunia yang berlaku saat itu.

Sebelumnya pemerintah juga telah menaikan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. 

Kenaikan dialami beberapa jenis BBM non-subsidi milik Pertamina. 

Dexlite tercatat melonjak tajam hingga Rp23.600 per liter, diikuti kenaikan Pertamina Dex dan Pertamax Turbo yang juga naik cukup tinggi.

Penyesuaian harga ini menjadi perhatian publik karena berdampak langsung pada biaya transportasi dan kebutuhan harian masyarakat di berbagai daerah.

Jika dilansir dari laman resmi mypertamina.id, Sabtu (18/4/2026), Dexlite saat ini dijual seharga Rp 23.600/liter atau naik Rp 9.400/liter dibandingkan bulan lalu.

Kemudian untuk Pertamina Dex kini dibanderol Rp 23.900/liter dari yang sebelumnya hanya Rp 14.500/liter.

Sedangkan harga Pertamax Turbo juga naik Rp 6.300/liter menjadi Rp 19.400/liter dari harga sebelumnya Rp 13.100/liter.

Sementara, untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax masih dijual Rp 12.300/liter dan Pertamax Green Rp 12.900/liter, artinya tak ada kenaikan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.