Asrama Haji Bengkulu Siap Tampung 1.354 Jamaah, Lansia dan Disabilitas Diprioritaskan
Rita Lismini April 22, 2026 02:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sebanyak 1.354 calon jamaah haji (CJH) Provinsi Bengkulu akan mulai masuk ke Asrama Haji di Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Kamis (23/4/2026).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Bengkulu, Masyhuri, saat ditemui TribunBengkulu.com di kantornya, Rabu (22/4/2026).

Setibanya di asrama, para jamaah akan langsung diarahkan menuju penginapan untuk beristirahat. Panitia telah menyiapkan kamar di dua gedung, yakni Gedung Raudhah dan Gedung Mina, sebagai tempat menginap jamaah.

“Kami sudah menyiapkan kamar di dua gedung. Jamaah yang masuk ke asrama akan langsung menuju penginapan,” ujar Masyhuri.

Ia menjelaskan, kedua gedung tersebut memiliki kapasitas hingga 393 jamaah. Selama berada di asrama, jamaah akan mendapatkan pelayanan penuh, termasuk konsumsi.

“Jamaah mendapatkan makan tiga kali sehari dan makanan ringan dua kali. Seluruh makanan telah melalui pemeriksaan dari BKK sehingga aman dikonsumsi,” jelasnya.

Masyhuri menambahkan, jamaah tidak diperkenankan membawa makanan dari luar guna menjaga kualitas dan keamanan konsumsi.

Pada hari berikutnya, jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir serta menerima kelengkapan keberangkatan, seperti paspor, gelang identitas, kartu Nusuk, hingga perlengkapan kesehatan.

“Semua proses pemberangkatan haji diselesaikan di asrama, mulai dari pembagian living cost hingga kartu Nusuk,” tambahnya.

Untuk penginapan, setiap kamar akan diisi oleh dua hingga tiga orang jamaah. Pembagian kamar telah diatur sebelumnya sehingga jamaah dapat langsung menempati kamar masing-masing saat tiba.

Panitia juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas dengan menempatkan mereka di kamar lantai dasar guna memudahkan mobilitas.

“Kami juga menyiapkan kursi roda bagi jamaah yang membutuhkan,” kata Masyhuri.

Dengan berbagai fasilitas dan layanan tersebut, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalani proses persiapan dengan nyaman sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Selama di asrama, jamaah akan mendapatkan fasilitas setara hotel bintang tiga, seperti tempat tidur, lemari, televisi, termos elektrik, pendingin ruangan, meja, serta kamar mandi dengan kloset duduk, shower, dan wastafel.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.