Gubernur Rudy Masud Dilempari Sampah Oleh Warga Usai Pakai Rp25 M Untuk Renovasi Rumah Dinas
Angel aginta sembiring April 22, 2026 02:54 PM

TRIBUN-MEDAN.COM – Geram Gubernur Rudy Masud pakai Rp25 miliar untuk renovasi rumah dinas, warga lempari sampah.

Adapun aksi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud yang pakai uang rakyat Rp25 miliar untuk revonasi rumah dinas membuat warga geram.

Buntutnya, warga pun melempari sampah ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 2, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026).

Demonstran tak kunjung membubarkan diri hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara unjuk rasa yang digelar dari Selasa siang itu juga tidak membuat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud keluar gedung kantor.

Baca juga: Kabur ke Aceh, Polisi Tangkap 2 Jambret Sadis Penjual Pecal di Marelan, Pincang Usai Kaki Ditembak

Terlihat sejumlah barakuda polisi masih siaga di depan gerbang Kantor Gubernur Kaltim.

Ribuan personel Brimob juga terlihat masih bertahan di depan Gedung Kantor Gubernur Kaltim.

Massa unjuk rasa mengabaikan imbauan polisi untuk membubarkan diri lantaran batas waktu unjuk rasa sudah lewat sedari pukul 18.00 sore.

Namun massa tetap bertahan.

Bahkan, seperti laporan Wartawan TribunKaltim, massa nekat melempari kantor Rudy Masud dengan sampah.

Kantor Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud digeruduk oleh warganya sendiri di Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026).

Unjuk rasa yang diikuti warga dan mahasiswa Kalimantan Timur itu sebagai bentuk kekecewaan rakyat Kalimantan Timur terhadap etika dan gaya hidup Rudy Masud.

Pasalnya, Rudy Masud kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak relevan untuk pembangunan Kalimantan Timur dan justru cenderung membuang-buang anggaran daerah.

Misalnya saja baru-baru ini yang menjadi sorotan adalah anggaran renovasi rumah dinasnya hingga menghabiskan anggaran daerah Rp25 miliar.

Baca juga: Dokter Tifa Kekeh Tolak Restorative Justice, Bukan Kompromi, Terinspirasi RA Kartini

Alhasil, penganggaran tersebut dikecam oleh rakyat Kalimantan Timur.

Terlebih saat ini pembangunan di wilayah Kalimantan Timur belum merata dan masih banyak rakyat miskin.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur menjelaskan penganggaran Rp25 miliar untuk rumah dinas tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, memberikan penjelasan terkait sorotan publik atas anggaran renovasi rumah dinas gubernur yang disebut mencapai sekitar Rp25 miliar.

Faisal menegaskan, anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk renovasi rumah jabatan gubernur.

Namun juga mencakup penataan ruang kerja di kantor gubernur serta renovasi rumah jabatan wakil gubernur.

Dari sisi sumber pembiayaan, anggaran tersebut berasal dari beberapa tahun dan skema.

Yaitu APBD Tahun Anggaran 2024, APBD 2025, APBD Perubahan 2025 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT), serta ada pergeseran anggaran.

Dengan demikian, total anggaran tersebut merupakan akumulasi dari berbagai tahap, bukan dialokasikan sekaligus dalam satu waktu.

*/tribun-medan.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.