Kisah Cinta Bupati Batang Faiz Kurniawan: Dari Bobot 129 Kg ke 86 Kg, Motif Diet karena Istri
muslimah April 22, 2026 02:55 PM

Kisah Cinta Bupati Batang Faiz Kurniawan: Dari Bobot129 Kg ke 86 Kg, Motif Utama karena Istri

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Perjalanan transformasi fisik Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menjadi inspirasi tersendiri. 

Dari berat badan yang sempat menyentuh 129 kilogram, kini ia berhasil menjaga bobot tubuh stabil di kisaran 80 - 86 kilogram berkat pola hidup sehat dan disiplin tinggi.

Faiz mengungkapkan, titik awal perubahan itu terjadi sekitar tahun 2017. 

Istri Jadi Motivasi

Saat itu, berat badannya masih di atas 120 kilogram, bahkan ketika masih masa pendekatan dengan sang istri. Motivasi pribadi pun menjadi pemicu kuat untuk memulai diet.

Baca juga: Bupati Batang Faiz Kurniawan Soroti Integritas ASN, Dorong Batang Lepas dari Ketergantungan Anggaran

“Dulu saya 129 kilo. Waktu pacaran sama istri masih 120 lebih. Salah satu motivasinya ya supaya istri saya enggak nyari yang lain,” kata Bupati Batang kepada Tribunjateng, Rabu (22/4/2026). 

Langkah ekstrem pun diambil, dia mengaku menjalani diet tanpa mengonsumsi nasi selama satu tahun penuh. 

Hasilnya cukup signifikan, berat badannya turun hampir 40 kilogram dalam kurun waktu tersebut.

“Waktu itu saya enggak makan nasi selama setahun. Turunnya hampir 40 kilo, jadi sempat di angka hampir 80 kilo,” jelasnya.

Konsistensi

PEMKAB BATANG - Bupati Batang, M Faiz Kurniawan saat di temui di Gedung Guru untuk menyampaikan kesiapan wisata di Batang saat libur lebaran.
PEMKAB BATANG - Bupati Batang, M Faiz Kurniawan saat di temui di Gedung Guru untuk menyampaikan kesiapan wisata di Batang saat libur lebaran. (TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama)

Namun, menurut Faiz, tantangan terbesar bukanlah menurunkan berat badan, melainkan menjaga agar tetap stabil. 

Setelah sempat mencapai berat ideal, bobot tubuhnya sempat kembali naik hingga 90 kilogram sebelum akhirnya menemukan ritme yang seimbang.

“Yang paling berat itu maintenance. Turun itu relatif lebih gampang, tapi menjaga supaya enggak naik lagi itu yang sulit,” ucapnya. 

Selain menjaga pola makan, Faiz juga mulai membiasakan diri berolahraga secara bertahap. 

Faiz memulainya dari jalan kaki, lalu meningkat ke lari jarak pendek hingga mampu menempuh 5 sampai 10 kilometer.

Kini, di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, ia tetap berkomitmen menjaga aktivitas fisik.

“Harus disiplin. Disiplin itu kunci,” tegasnya.

Saat ini, olahraga yang rutin ia lakukan masih seputar jalan kaki, meski ke depan ia berencana menambah latihan seperti angkat beban untuk meningkatkan kebugaran tubuh.

Tak hanya berbagi pengalaman, Faiz juga memberikan pesan kepada masyarakat yang ingin menurunkan berat badan. 

Bupati Batang menekankan pentingnya konsistensi dalam bergerak dan menjaga pola makan.

“Banyakin olahraga, bergerak. Minimal 6.000 langkah sehari itu harus tercapai. Hindari makanan berminyak dan tinggi gula,” pesannya.

Ia juga menambahkan, alasan kesehatan menjadi faktor penting dalam menjaga berat badan ideal, mengingat obesitas berpotensi memicu berbagai penyakit di masa depan.

Perjalanan Bupati Batang ini menjadi bukti bahwa perubahan gaya hidup, meski dimulai dari motivasi sederhana, dapat membawa dampak besar jika dijalani dengan komitmen dan disiplin. (Ito) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.