Uji Loyalitas hingga Visi Politik, DPW PKB Banten Tuntaskan UKK Tahap I untuk Saring Calon Ketua DPC
Ahmad Tajudin April 22, 2026 03:02 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Partai Kebangkitan Bangsa melalui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Banten menuntaskan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap I bagi calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Provinsi Banten.

Agenda krusial ini menjadi pintu awal dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat kabupaten dan kota untuk periode mendatang.

Kegiatan yang digelar di Serang itu berlangsung ketat dan terstruktur.

DPW PKB Banten menggandeng TRB Foundation sebagai mitra profesional untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Sebanyak 38 peserta dari berbagai daerah di Banten ambil bagian dalam UKK tahap pertama ini.

Mereka merupakan kader-kader yang disiapkan untuk menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPC.

Tak sekadar formalitas, para peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang menguji berbagai aspek mendasar kepemimpinan.

Mulai dari tes psikologi, wawancara mendalam, hingga penilaian terhadap kapasitas organisasi dan kekuatan ideologis.

Baca juga: Reaksi DPRD Lebak Soal Nasib Saminah : Tinggal di Gubuk Reyot, Suami Stroke, Bansos Tak Kunjung Ada

Selain itu, kesiapan dalam membesarkan partai di daerah juga menjadi indikator penting dalam penilaian.

Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa UKK merupakan instrumen strategis dalam membangun kualitas kepemimpinan partai, bukan sekadar agenda seremonial.

“Ini bukan formalitas. Kami ingin memastikan bahwa yang memimpin PKB di daerah adalah figur yang benar-benar siap, baik dari sisi loyalitas, kapasitas, integritas, maupun visi politik,” tegas Fauzi saat ditemui, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, tantangan politik ke depan semakin kompleks. Karena itu, PKB Banten membutuhkan pemimpin daerah yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu membaca dinamika sosial-politik dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Pemimpin PKB harus hadir di tengah rakyat, bekerja konkret, dan mampu membesarkan partai secara berkelanjutan,” tambahnya.

Fauzi juga menekankan bahwa proses UKK ini menjadi bukti keseriusan PKB dalam menerapkan sistem meritokrasi di internal partai.

Seleksi dilakukan secara terbuka dan berbasis kualitas, bukan semata faktor kedekatan atau senioritas.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan yang sehat dan kompetitif di tubuh PKB Banten.

Setelah menyelesaikan UKK Tahap I di tingkat wilayah, para peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni UKK Tahap II di tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Pada tahap lanjutan tersebut, para calon Ketua DPC akan menjalani pendalaman strategi kepemimpinan serta penandatanganan kontrak kinerja untuk masa bakti 2026–2031.

Tahapan ini akan menjadi penentu akhir sebelum para kandidat resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB di masing-masing daerah.

Dengan rangkaian seleksi berlapis ini, PKB Banten menargetkan lahirnya pemimpin-pemimpin daerah yang solid, visioner, dan siap membawa partai semakin kompetitif di kancah politik lokal maupun nasional.

 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.