SURYA.CO.ID SURABAYA - Kinerja Keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim di periode September 2024 sampai dengan September 2025 mendapat apresiasi dalam ajang The Asian Post Regional Champion Forum & Appreciation 2026.
Bank Jatim meraih apresiasi untuk kinerja keuangan 2025 berpredikat "Sangat Baik", dalam kategori Bank Pembangunan Daerah Kelompok Bank Modal Inti (BPD KBMI) 2.
Direktur Bisnis Mikro, Ritel, & Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, yang hadir dalam penyerahan penghargaan di Surakarta, pada Kamis (16/4/2026) malam mengatakan, pihaknya bersyukur dan berterima kasih atas award yang telah diberikan kepada perusahaan.
Penghargaan ini menandai keberhasilan Bank Jatim dalam pencapaian kinerja keuangan gemilang pada periode September 2024 sampai dengan September 2025.
"Hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim, kepercayaan para pemangku kepentingan, serta komitmen kami dalam menjalankan strategi secara disiplin dan berkelanjutan. Kedepan, kami akan terus menjaga momentum ini dengan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat, inovasi, dan penciptaan nilai jangka panjang,” kata Tonny di Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Baca juga: Dishub Wajibkan Rekening Bank Jatim, 740 Jukir di Surabaya Gabung Parkir Digital
Menurutnya Bank Jatim tidak sekadar mencatat pertumbuhan kinerja, tetapi juga mengunci posisi sebagai salah satu BPD paling agresif dalam konsolidasi dan transformasi digital.
Terbukti, sepanjang 2025, Bank Jatim mampu membukukan laba bersih Rp 1,54 triliun atau tumbuh 20,65 persen (YoY).
Kemudian secara konsolidasi, Bank Jatim mencatat lonjakan kinerja yang signifikan setelah resmi menjadi induk lima BPD, yakni Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT.
Konsolidasi ini menjadi salah satu faktor utama penguatan skala bisnis. Total aset konsolidasi Bank Jatim melonjak 42,93 persen menjadi Rp168,855 triliun, dari Rp118,142 triliun pada 2024.
"Penyaluran kredit juga meningkat tajam 46,65 persen menjadi Rp110,503 triliun. Sementara laba bersih konsolidasi tumbuh 24,80 persen menjadi Rp1,617 triliun," jelas Tonny.
Baca juga: Dirut Bank Jatim Terima Penghargaan PWI Jatim Award sebagai Tokoh Transformasi Perbankan Daerah
Digitalisasi menjadi akselerator utama. Pengguna JConnect Mobile mencapai 993.972 user atau naik 22,40 persen, dengan nilai transaksi Rp 65,77 triliun.
Dengan begitu, kombinasi antara konsolidasi, pertumbuhan laba, hingga digitalisasi mampu menjadikan Bank Jatim bukan hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga semakin matang sebagai institusi keuangan daerah berskala besar dan terintegrasi.
Terpisah Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, saat penyerahan penghargaan mengatakan, kegiatan tahunan ini diikuti oleh 80 institusi perbankan daerah yang telah melalui seleksi ketat.
"Para penerima penghargaan terdiri dari 17 Bank Pembangunan Daerah (BPD), 54 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemda, serta 9 Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) milik Pemda," terang Eko.