Selisih Harga Rp5.300, Ibu-ibu di Blora Rela Antre Minyakita Murah di Bawah Guyuran Hujan
rika irawati April 22, 2026 05:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Hujan yang mengguyur tak membuat antrean ibu-ibu di halaman parkir Pasar Sido Makmur Blora, Jawa Tengah, Rabu (22/4/2026), bubar.

Mereka berbaris untuk membeli Minyakita yang dijual Mitra Bulog dari sebuah mobil berwarna silver.

Beberapa orang terlihat berlindung di bawah payung, namun kebanyakan rela basah demi mendapat Minyakita dengan harga murah.

Satu di antaranya, Lilis Juariah.

"Iya, ini tadi antre basah-basahan, Mas, pingin mendapatkan minyak murah," katanya usai membeli Minyakita.

Baca juga: Tertinggi di Jateng, Blora Berhasil Kembalikan 4.000 Anak Putus Sekolah ke Bangku Pendidikan

Lilis menyebut, harga Minyakita di pasaran telah mencapai Rp21.000 per liter.

Namun, di Mintra Bulog, harga Minyakita jauh lebih murah.

Bahkan, selisih harga mencapai Rp5.300 per liter.

"Kalau di pasaran, harganya itu Rp21.000 per liter. Tapi, kalau di sini tadi, saya beli Rp15.700 per liter, jadi lebih murah," terangnya.

Tak Langka Tapi Naik

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dindagkop UKM Blora Indah Yuniatik, membantah minyak goreng di Blora langka.

Baca juga: Diduga Selundupkan LPG Ilegal ke Blora, Pria Tuban Ditangkap Polisi

Hanya saja, dia menyebut, harga minyak goreng di Blora mengalami kenaikan. 

"Kalau minyak goreng di Blora mengalami kenaikan, iya."

"Tapi, untuk disebut mendekati kelangkaan atau langka, belum bisa dikatakan seperti itu, soalnya masyarakat masih bisa membeli minyak goreng yang kemasan ataupun curah yang biasa atau yang premium, meskipun dengan harga yang relatif tinggi," jelasnya.

Indah mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan Minyakita dengan harga lebih murah jika membeli dari pedagang Mitra Bulog.

"Kalau dari Mitra Bulog, harganya Rp15.700 per liter," paparnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.