Pemerintah Indonesia memutuskan tidak mengambil pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF), maupun Bank Dunia.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan keputusan ini diambil karena kondisi keuangan negara masih cukup kuat.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya di acara Simposium PT SMI, di Hotel Ayana, Jakarta, Rabu (22/4).
Ia menyebut, IMF dan Bank Dunia sudah menyiapkan dana bantuan sebesar 20 hingga 30 miliar dolar AS.
Dana itu ditujukan bagi negara-negara yang terdampak ketidakpastian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah.
Ia menyatakan, pemerintah masih memiliki cadangan dana sekitar 25 miliar dolar AS, atau setara dengan lebih dari Rp428 triliun.