TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, ARTOTEL Batam menghadirkan pameran seni yang tidak sekadar visual, tetapi juga reflektif.
Pameran tunggal bertajuk Holding Space karya Ummi Shabrina Damas inimengajak publik melihat lebih dekat realitas perempuan.
Khususnya ibu bekerja, dalam menjalani peran yang kerap tak terlihat.
Alih-alih menampilkan gambaran ideal, Ummi justru membawa pengalaman personal yang berangkat dari keresahan sehari-hari.
Ia menyoroti bagaimana seorang ibu tetap bekerja, menyusui, merawat anak, sekaligus berusaha menjaga dirinya tetap utuh di tengah tuntutan yang terus berulang.
"Keibuan adalah tentang menciptakan ruang, bukan hanya secara fisik, tetapi melalui perhatian, waktu, dan kehadiran," ujar Ummi, Selasa (21/4/2026).
Konsep Holding Space menjadi benang merah dari tujuh karya yang ditampilkan.
Di dalamnya, tergambar bagaimana seorang ibu terus memilih hadir untuk anaknya, dari hari ke hari, meski di tengah kelelahan.
Area tersebut itu tidak selalu besar, namun konsisten diciptakan, menjadi bentuk cinta yang tenang tetapi bertahan lama.
Salah satu karya yang paling personal berjudul Her Space.
Melalui karya ini, Ummi merekam momen ketika seorang ibu mencoba menemukan waktu untuk dirinya sendiri.
Waktu yang singkat itu menjadi ruang jeda, tempat emosi dipulihkan, lalu diterjemahkan menjadi karya visual.
"Jadi karya-karya ini ini berdasarkan riset tentang keresahan yang dirasakan seroang ibu, dimana ia yang kerja tapi masih mengurus anak. Saat itu kerisauan dicatat, dirasakan, lali dituangkan. Ada perasaan yang terobati di situ," ungkapnya.
Seluruh karya dalam pameran ini merupakan hasil proses yang tidak singkat.
Ummi menyelesaikannya dalam kurun waktu beberapa bulan, beriringan dengan proses penyelesaian studi magisternya di Yogyakarta.
Setiap lukisan dikerjakan dengan pendekatan berbeda, dengan durasi sekitar dua hingga tiga minggu untuk satu karya.
Karya-karya tersebut di antaranya Our Quiet Magic Hour, A Working Mom Time Loops, Her Space, Carrying Home, Private Room, The Weary Return, hingga Basic Wedding.
Sementara itu, General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni menyebut, pameran ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi pengunjung.
Menurutnya, hotel tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga ruang untuk berinteraksi dengan gagasan dan emosi.
"Kami ingin menciptakan ruang di mana tamu bisa berhenti sejenak, terhubung dengan suasana, dengan orang lain, bahkan dengan dirinya sendiri," ujar Andi Anggreni.
Ia menambahkan, ARTOTEL Batam terus membangun identitas sebagai hotel dengan pendekatan seni dan gaya hidup yang kuat.
"Kami tidak ingin hanya menjadi tempat transit. Kami ingin menjadi destinasi, tempat di mana kreativitas dan pengalaman personal bisa tumbuh," katanya.
Selain pameran, ARTOTEL Batam juga menghadirkan promo akhir pekan Lazy Weekend Bites sebagai pelengkap pengalaman bersantai.
Promo ini tersedia setiap Sabtu dan Minggu di area EATSPACE, dengan enam pilihan hidangan yang terdiri dari tiga menu manis dan tiga menu gurih, serta pilihan minuman seperti kopi, teh, hingga cokelat hangat.
Dengan harga Rp 100 ribu nett per orang, pengunjung juga bisa memanfaatkan penawaran buy 3 get 1 free, sehingga cocok dinikmati bersama teman maupun keluarga.
Untuk reservasi, pengunjung dapat menghubungi pihak hotel melalui WhatsApp di nomor 0811-7758-922 atau melalui akun Instagram @artotelbatam.
Pameran Holding Space sendiri akan berlangsung hingga 21 Juli 2026 dan terbuka untuk umum.
Melalui pameran ini, ARTOTEL Batam tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga membuka ruang percakapan tentang peran, beban, dan kekuatan perempuan masa kini. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)