Kapal Tujuan Singapura! Ini Isi Muatan MT Tifani yang Disita Amerika di Dekat Indonesia
Muhammad Ulung Dzikrillah April 22, 2026 06:57 PM

- Kapal M/T Tifani yang ditahan Amerika Serikat (AS) di Samudera Hindia diduga mengangkut dua juta barel minyak menuju kawasan Singapura.

AS berdalih kapal tersebut berlayar di bawah sanksi dan tidak memiliki kewarganegaraan.

Rekaman yang dirilis Departemen Perang di X menampilkan pasukan AS berbaris menaiki helikopter.

Mereka langsung turun menggunakan tali begitu sampai di atas kapal tanker.

AS menegaskan bahwa perairan internasional bukanlah tempat berlindung bagi kapal-kapal yang terkena sanksi.

Kebetulan Samudera Hindia merupakan wilayah tanggung jawab Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM).

"Semalam, pasukan AS melakukan kunjungan, pencegahan maritim, dan pemeriksaan terhadap kapal tanker M/T Tifani yang dikenai sanksi dan tidak memiliki kewarganegaraan tanpa insiden di wilayah tanggung jawab INDOPACOM," tulis Departemen Perang, dikutip dari Al Arabiya pada Rabu (22/4/2026).

Menurut perusahaan intelijen Vanguard Tech, Tifani adalah kapal tanker berbendera Botswana.

Sinyal terakhirnya terdeteksi pada Selasa (21/4/2026) di tengah perjalanan antara Sri Lanka dan Selat Malaka.

Mengutip perusahaan intelijen energi Kpler, Tifani memuat sekitar 2 juta barel minyak mentah di Pulau Kharg, Iran.

Kapal itu melewati Selat Hormuz pada 9 April 2026.

Dalam beberapa tahun terakhir, kapal Tifani telah melakukan banyak transfer minyak antar kapal di lepas pantai Singapura dan Malaysia.

Selain itu juga melakukan perjalanan pulang pergi antara wilayah tersebut dan berbagai tujuan, termasuk Iran dan China.

# Amerika Serikat # kapal tanker # INDOPACOM

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.