SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penyerang Persebaya Surabaya, Riyan Ardiansyah, memiliki motivasi berlipat menghadapi tuan rumah Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) malam.
Kepercayaan diri pemain berusia 29 tahun itu meningkat, setelah berhasil mencetak gol perdananya musim ini saat Persebaya menjamu Madura United di Stadion GBT, Jumat (17/4/2026).
Secara pribadi, Riyan Ardiansyah memang sudah cukup lama tidak mencetak gol.
Terakhir ia mencetak gol musim lalu (2024/2025) saat masih membela PSIS Semarang.
Putaran pertama musim ini bersama Malut United, Riyan gagal mencetak gol dari lima penampilannya. Hingga akhirnya putaran kedua bergabung dengan Persebaya.
Gol perdana tersebut lahir menit ke-82. Berawal dari umpan terobosan Milos Raickovic, Riyan bergerak cepat menembus lini pertahanan lawan, sebelum melepaskan tendangan menyusur tanah ke tiang jauh.
"Sangat bersyukur. Selain gol perdana untuk Persebaya, ini juga jadi gol pertama saya musim ini."
"Menjadi motivasi untuk lebih baik lagi ke depannya,” kata Riyan Ardiansyah kepada SURYAMALANG.COM.
Baca juga: Pelatih Persebaya Bicara Tentang Kekuatan Malut United, Waspadai Kualitas Individu Lawan
Ia berharap bisa kembali mencetak gol laga terdekat ketika Persebaya menghadapi Malut United.
Meski sudah pecah telur, Riyan tidak ingin cepat berpuas diri.
Ia menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi, baik secara individu maupun tim, agar penampilannya semakin efektif di lini depan.
“Setiap pertandingan sama, saya ingin bermain maksimal. Baik cetak gol maupun assist."
"Bismillah bisa memberi kontribusi nyata di laga ke depan,” pungkas Riyan Ardiansyah.
Terpisah, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai, menghadapi Malut United bukan pertandingan mudah.
"Kita tahu Malut adalah tim yang kuat di kandang dengan pemain-pemain bagus secara individu," kata Bernardo Tavares.
"Dengan pemain-pemain itu dapat menentukan pertandingan dalam duel satu lawan satu, di sisi kotak penalti, dalam transisi ofensif," tambahnya.
Dua tim dalam situasi mirip menyambut laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 kali ini, dua laga terakhir sama-sama menelan kekalahan.
Malut United yang bermain di kandang sendiri, tantu akan mendapat tambahan semangat atas dukungan total suporter.
Situasi Persebaya lebih sulit, karena dihantui rekor buruk laga tandang yang tiga laga tandang terakhir secara beruntun menelan kekalahan.
Modal positif satu-satunya Persebaya, kemenangan 2-1 dari Malut United putaran pertama saat bermain di kandang Persebaya.
"Kami juga berharap departemen medis dapat membantu memulihkan beberapa pemain yang cedera, agar kami memiliki lebih banyak pilihan untuk pertandingan," pungkas Bernardo Tavares.
Baca juga: Bruno Moreira Hilang di 3 Laga Persebaya Karena Persoalan Kontrak, Tavares Beri Penjelasan Tegas