TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar melaksanakan giat layanan Paspor Jemput Bola Majene Mamasa (Jempol Mama) di Kantor Bupati Kabupaten Majene, Rabu (22/4/2026).
Merupakan program untuk mendekatkan akses pelayanan keimigrasian.
Dengan kuota pelayanan sebanyak 30 orang, petugas melayani tujuh permohonan paspor baru.
Baca juga: Febrianto Wijaya Ungkap Pentingnya Liga 4 Sebagai Panggung Pemain Muda Sulbar Unjuk Kemampuan
Baca juga: 27 OPD Pemkab Mamuju Tengah Bakal Dipangkas Jadi 22
Kemudian enam permohonan penggantian paspor habis masa berlaku.
Terakhir satu penyerahan paspor yang telah selesai.
Dari sisi pelayanan, kehadiran Jempol MaMa menjadi solusi atas kendala jarak dan keterbatasan akses yang selama ini dihadapi oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Majene.
Melalui pendekatan jemput bola, warga dapat mengurus paspor tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi.
Kondisi pelaksanaan yang kondusif turut mendukung optimalnya kualitas layanan.
Proses pengurusan berjalan lebih tertib, waktu tunggu menjadi lebih singkat, dan interaksi antara petugas dengan masyarakat dapat berlangsung secara lebih efektif.
Kepala Kantor Imigrasi Polewali Mandar, Heryanu menyampaikan harapannya agar program Jempol MaMa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan keimigrasian.
“Kami berharap program Jempol MaMa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses layanan keimigrasian.” ujar Heryanu.
Ke depan, program Jempol MaMa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga pelayanan publik yang inklusif dan mudah diakses dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Layanan Jempol MaMa dilakukan dengan menggunakan perangkat Mobile Unit Simkim dan peralatan pendukung layanan lainnya. (*)