Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Babakanmadang Bogor Bersedia Direlokasi, Usulkan Satu Syarat
khairunnisa April 22, 2026 06:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Pergerakan tanah di Kampung Cimangurang, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak.

Berdasarakan pendataan yang dilakukan BPBD Kabupaten Bogor, tercatat tujuh rumah terdampak dengan rincian tiga rusak sedang dan empat rusak berat.

Dengan kondisi tersebut, sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 28 jiwa terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah setempat memfasilitasi korban terdampak untuk tinggal di kontrakan untuk sementara waktu mencari solusi jangka panjang.

Di tengah kondisi bangunan yang rusak dan pergerakan tanah masih terjadi, salah satu warga terdampak, Amir mengaku bersedia untuk direlokasi.

Baca juga: Rumah Rusak dan Masih Terjadi Pergerakan Tanah, Warga Babakanmadang Bogor Kini Tinggal di Kontrakan

Pasalnya, pria berusia 38 itu mengaku tempat tempat tinggalnya tidak cukup jika hanya dilakukan perbaikan.

"Itu mah harus bangun dari nol lagi, semua bahan bangunan udah gak bisa dipake lagi," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Rabu (22/4/2026).

Namun, ia mengaku bersedia direlokasi apabila disediakan tempat yang cukup untuk kembali berkumpul bersama keluarga besarnya.

Sebab, kata dia, rumah-rumah yang terdampak pergerakan tanah saat ini masih memiliki ikatan saudara.

"Ini kan tujuh rumah itu satu keluarga, kalau emang harus direlokasi pun harus kumpul lagi, jangan sampe terpisah-pisah," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.