King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Muaro Jambi, Damkar Evakuasi Cepat
Heri Prihartono April 22, 2026 06:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Seekor ular king cobra (keluarga Elapidae) berukuran tiga meter masuk kerumah warga Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (21/04/2026).

Ular kobra adalah reptil berbisa yang khas dengan kemampuannya mengembangkan leher menjadi tudung saat terancam. 

Bahaya utamanya berasal dari bisa neurotoksin mematikan yang menyerang sistem saraf, memicu kelumpuhan, dan bisa menyebabkan kematian akibat gagal napas dalam waktu 30 menit jika tanpa penanganan medis.

Selain itu, beberapa spesies mampu menyemburkan bisa langsung ke arah mata dari jarak 2 meter yang berisiko menyebabkan kebutaan permanen.

Kemunculan kobra tersebut memicu kepanikan dari pemilik rumah dan warga sekitar. 

Karena takut akan serangan ular tersebut,  warga langsung memanggil Damkar Kabupaten Muaro Jambi. Menerima laporan itu, tim langsung turun kelapangan. 

Tim yang dipimpin koordinator wilayah Hasbiallah, bersama komandan regu M. Fadli, wakil komandan M. Arifin, dan dua personel lainnya, tiba di lokasi dan segera melakukan penanganan.

Sekretaris Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Muaro Jambi, Herman Susilo menyebut jika laporan pertama datang dari seorang warga bernama Nia  pada pukul 11.50 WIB.

Menanggapi laporan tersebut, Regu 3 Damkar Muaro Jambi langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pos.

Dengan menggunakan alat khusus berupa stick penjepit, petugas berhasil mengamankan ular tersebut secara hati-hati. Dalam waktu kurang dari 20 menit, king cobra berhasil dikuasai. Operasi dinyatakan selesai pada pukul 12.55 WIB.

“Kami bergerak segera setelah menerima laporan warga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan keselamatan petugas dan masyarakat,” kata Herman.

Tim kemudian kembali ke pos dan tiba pukul 13.45 WIB setelah memastikan situasi benar-benar aman.

Keberhasilan evakuasi ini mendapat apresiasi warga setempat. King cobra dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di dunia, dengan racun yang dapat berakibat fatal dalam waktu singkat.

Herman mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri hewan liar berbahaya.

“Segera laporkan kepada petugas jika menemukan satwa berisiko di lingkungan sekitar,” imbuhnya.  (*)

Baca juga: Duka di Arab Melayu Kota Jambi: 15 Jiwa Mengungsi dan 1 Petugas Damkar Terluka

Baca juga: Kucing Terjebak di Sasis Ambulans, Damkar Jambi Evakuasi di RSUD Abdul Manap

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.