TRIBUNBANTEN.COM - Simak pembahasan kunci jawaban Penilaian Pengetahuan Bab 10 Peran Organisasi Islam di Indonesia, soal Pilihan Ganda nomor 1 - 5 halaman 327 - 329 berikut ini.
Pembahasan kunci jawaban ini terdapat dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK/MA Kelas 12 Kurikulum Merdeka.
Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK/MA Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 327 - 329
2. Penilaian Pengetahuan
a. Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, D, atau E yang dianggap paling tepat!
1. Sarekat Dagang Islam (SDI) pada awalnya merupakan perkumpulan pedagang-pedagang Islam. Organisasi ini dirintis oleh Haji Samanhudi di Surakarta pada 16 Oktober 1905, SDI merupakan organisasi ekonomi yang berdasarkan pada agama Islam dan perekonomian rakyat sebagai dasar penggeraknya. Di bawah pimpinan H. Samanhudi, perkumpulan ini berkembang pesat hingga menjadi perkumpulan yang berpengaruh di nusantara pada saat itu. Organisasi ini didirikan dengan tujaun ....
A. untuk menghimpun para pedagang pribumi Muslim (khususnya pedagang batik) agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Tionghoa.
B. untuk menyaingi pedagang-pedagang non muslim terutama pedangan dari Belanda yang mengeruk kekayaan orang pribumi
C. untuk menghimpung pedagang-pedagang tionghoa supaya membantu pedagang-pedagang peribumi
D. untuk menghimpung pedagang-pedagang pribumi yang kaya supaya bersaing dengan pedangan asing
E. untuk mendapatkan kekuasaan dan dan politik
Kunci jawaban: A. untuk menghimpun para pedagang pribumi Muslim (khususnya pedagang batik) agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Tionghoa.
2. Sarikat Dagang Islam diubah menjadi Sarekat Islam (SI). Hal ini dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam bidang lain. Pernyataan berikut bukan merupakan tujuan didirikannya Syarikat Islam ....
A. Mengembangkan jiwa dagang.
B. Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam.
C. Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha.
D. Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat.
E. Membantu pemerintah Hindia Belanda dalam mengembangkan dagang.
Kunci jawaban: E. Membantu pemerintah Hindia Belanda dalam mengembangkan dagang.
3. Dalam sejarahnya Syarikat Islam (SI) yang mengalami perkembangan yang sangat pesat, kemudian mulai disusupi oleh paham sosialisme revolusioner. Sehingga ada istilah SI putih dan SI merah. Tokoh-tokoh berikut merupakan tokok-tokoh SI putih ....
A. H. Agus Salim, Abdul Muis, Suryopranoto, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
B. Semaoen, Darsono, Tan Malaka, dan Alimin Prawirodirdjo
C. Suryopranoto, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, Alimin
D. Tan Malaka, dan Alimin Prawirodirdjo Darsono
E. H. Agus Salim, Abdul Muis, Darsono
Kunci jawaban: A. H. Agus Salim, Abdul Muis, Suryopranoto, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
4. Pernyataan berikut merupakan faktor-faktor yang menjadi pendorong lahirnya Muhammadiyah ....
A. Umat Islam memegang teguh tuntunan Al-Quran dan Sunnah Nabi, sehingga terhindar dari perbuatan syirik, bid'ah, dan khurafat.
B. persatuan dan kesatuan di antara umat Islam, sehingga tegaknya ukhuwah Islamiyah
C. Umat Islam kebanyakan hidup dalam alam fanatisme yang sempit, bertaklid buta serta berpikir secara dogmatis.
D. Keberhasilan lembaga-lembaga pendidikan Islam dalam memprodusir kader-kader Islam
E. Umat Islam bersatu sehingga terjalin hubungan yang harmonis antar umat Islam
Kunci jawaban: C. Umat Islam kebanyakan hidup dalam alam fanatisme yang sempit, bertaklid buta serta berpikir secara dogmatis.
5. Tokoh-tokoh berikut merupakan pemikir Muhammadiyah yang merumuskan dasar negara dalam keanggotaan BPUPKI akhirnya BPUKI diganti PPKI ....
A. Ki Bagus Hadikusumo dan Kahar Muzakir
B. KH. Wahid Hasyim dan Muh Hatta
C. Ir. Sukarno dan Muh Hatta
D. Ki Bagus Hadikusumo dan KH. Hasyim Asy'ari
E. KH. Wahid Hasyim dan KH. Hasyim Asy'ari
Kunci jawaban: A. Ki Bagus Hadikusumo dan Kahar Muzakir
Baca juga: Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 12, Argumentasi Ijtihad dengan Pendekatan Qiyas
Sumber: Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Penulis: Rohmat Chozin, Untoro
(TribunBanten.com/Vega)