Ada Dugaan Pengaruh Game Omori Jadi Penyebab Siswi SD Melompat dari Lantai 3, Apa Itu Game Omori?
Ngurah Adi Kusuma April 22, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kasus melompatnya seorang siswi dari lantai 3 kawasan Pasar Serangan memunculkan fakta baru.

Dari hasil penelusuran oleh pihak kepolisian, ditemukan adanya indikasi kuat bahwa aksi berbahaya tersebut terinspirasi dari tren karakter utama dalam gim online berjudul Omori. 

Hal ini diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi.

Dia menjelaskan bahwa petunjuk ini ditemukan setelah penyidik menelusuri jejak digital pada telepon seluler milik korban. 

Baca juga: WASPADA! Perundungan Bisa Berujung Aksi Terorisme, Densus 88 Sosialisasi di SMPN 1 Sukasada

Selain itu, lagu yang digunakan KA dalam video joget sebelum kejadian adalah soundtrack resmi dari game tersebut.

VIRAL - Viral aksi nekat siswi SD tiba-tiba melompat dari lantai 3 Pasar Serangan, Denpasar, Bali.
VIRAL - Viral aksi nekat siswi SD tiba-tiba melompat dari lantai 3 Pasar Serangan, Denpasar, Bali. (Istimewa)

"Dari hasil penyelidikan digital forensik, lagu yang digunakan oleh korban untuk joget seperti pada video berjudul 'My Time' oleh Bo En," kata Iptu Azel kepada Tribun Bali. 

"Lagu tersebut merupakan lagu yang digunakan pada gim Omori," sambungnya. 

Iptu Azel menjelaskan, bahwa dalam alur gim Omori terdapat sebuah adegan tragis di mana karakter utamanya melompat dari atas sebuah gedung. 

"Hasil analisa sementara, diduga korban membuat tren yang terinspirasi dari gim Omori. Gim tersebut memang memiliki adegan dimana karakter utamanya melompat dari gedung," jelasnya.

"Sampai saat ini kami belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap korban, mengingat korban masih dalam masa pemulihan dan masih mengalami *shock* akibat kejadian tersebut," beber Iptu Azel.

Lantas, apa itu game Omori yang diduga menjadi pemicu korban melakukan tindakan ekstrim tersebut?

Baca juga: ASTAGA, Siswi SD Lompat di Pasar Serangan, Polisi Temukan Dugaan Terinspirasi Tren Gim Online OMORI?

Ilustrasi game Omori (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)

Baca juga: Terungkap Kasus Siswi SD Lompat di Pasar Serangan Diduga Terinspirasi Tren Gim Online OMORI

Berdasarkan informasi yang dilansir dari OMORI wiki, OMORI adalah sebuah permainan video RPG indie bertema horor-psikologis yang dirilis pada tahun 2020 oleh studio OMOCAT. 

Game ini sangat populer karena gaya visualnya yang unik—seperti gambar tangan—serta ceritanya yang emosional dan mendalam mengenai trauma, depresi, dan persahabatan. 

Dalam game ini, kamu mengendalikan seorang remaja laki-laki bernama Sunny (yang merupakan seorang hikikomori atau orang yang mengurung diri) dan alter egonya di dunia mimpi yang bernama Omori. 

Alur cerita OMORI berpusat pada Sunny, seorang remaja yang telah mengurung diri di rumahnya selama empat tahun setelah sebuah tragedi tragis menimpa keluarganya. 

Sunny membagi hidupnya menjadi dua bagian untuk melarikan diri dari kenyataan yakni Headspace (Dunia Mimpi) dan Faraway Town (Dunia Nyata). 

Di dalam Headspace (Dunia Mimpi), Sunny menciptakan alter ego bernama Omori yang tinggal di White Space. 

Di sini, ia berpetualang bersama versi impian teman-temannya (Kel, Aubrey, Hero) dan saudara perempuannya, Mari, untuk mencari teman mereka yang hilang, Basil. 

Sedangkan di Faraway Town (Dunia Nyata), Dalam tiga hari terakhir sebelum Sunny pindah rumah, ia mulai berinteraksi kembali dengan teman-teman lamanya di dunia nyata dan menyadari betapa banyak hal yang telah berubah sejak tragedi itu.

Game ini memperkenalkan 3 ending yang bisa diraih sesuai dengan pilihan pemain selama permainan berlangsung.

Good Ending: Sunny menghadapi rasa bersalahnya, mengalahkan sisi gelapnya (Omori), dan akhirnya mengakui kebenaran kepada teman-temannya di rumah sakit. Ini adalah jalan menuju kesembuhan. 

Bad Ending: Sunny menyerah pada rasa bersalahnya. Dalam akhir ini, ia biasanya melakukan tindakan fatal seperti melompat dari atap rumah sakit. 

Neutral/Other Endings: Jika Sunny tetap memilih menjadi hikikomori dan tidak menghadapi teman-temannya, ia akan pindah rumah dengan perasaan yang tetap hancur atau melakukan tindakan tragis lainnya di rumah.

Meskipun tampilannya terlihat lucu, game ini membawa peringatan konten karena membahas isu kesehatan mental yang berat, termasuk kecemasan, rasa bersalah, dan bunuh diri. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.