TMMD Klaten 2026 Resmi Dibuka, Bupati Hamenang Tekankan Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Delta Lidina April 22, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Barat SDN 1 Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, Rabu (22/4/2026). 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui amanatnya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan sinergi lintas sektor dalam membangun desa.

Upacara pembukaan TMMD Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo itu dipimpin Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto selaku inspektur upacara. Sejumlah pejabat TNI, Polri, Forkopimda, serta tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam amanat Bupati yang dibacakan Jaka Purwanto, ditegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga instrumen penguatan sosial.

“Program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memantapkan semangat kebangsaan, kesadaran bela negara, serta disiplin nasional," ujar Bupati Hamenang dalam amanatnya.

“Program ini juga berperan dalam menekan potensi kerawanan sosial dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa,” lanjutnya.

Di akhir amanatnya, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas selama pelaksanaan TMMD agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

TMMD SENGKUYUNG KLATEN - Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto dalam acara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Desa Solodiran, Manisrenggo, Klaten disaksikan jajaran TNI dan Forkopimda di Lapangan Barat SDN 1 Solodiran, Rabu (22/4/2026).
TMMD SENGKUYUNG KLATEN - Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto dalam acara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Desa Solodiran, Manisrenggo, Klaten disaksikan jajaran TNI dan Forkopimda di Lapangan Barat SDN 1 Solodiran, Rabu (22/4/2026). (Dok. Penerangan Kodim 0723/Klaten)

Program TMMD di Desa Solodiran menyasar pembangunan fisik dan nonfisik. Untuk fisik, meliputi:
- Talud sepanjang 597 meter
- Betonisasi jalan 597 meter
- Gorong-gorong 1,8 meter
- RTLH 3 unit
- Jambanisasi 5 unit

Sementara nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan.

Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahruddin menegaskan program ini berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat desa.

“TMMD bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong,” ujarnya.

Ia menambahkan fokus utama pada akses jalan pertanian untuk mendukung ekonomi warga.

“Dengan peningkatan akses jalan pertanian, diharapkan dapat mendorong produktivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.