TRIBUN-BALI.COM - Keluarga besar SMA Negeri 1 Melaya, Jembrana berduka, Rabu 22 April 2026.
Sebab, salah satu putra terbaiknya meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Kecamatan Melaya.
I Gusti Ngurah Agung Adi Krisna, merupakan siswa yang dikenal sosok yang disiplin tak tak pernah punya masalah apapun di mata kerabat dan gurunya.
Kepala SMAN 1 Melaya, I Ketut Widia mengungkapkan seluruh keluarga besar sekolah dengan julukan Smansaya ini sangat berduka dengan kepergian korban. Agung Adi Krisna merupakan siswa kelas X4 di sekolah tersebut.
"Nggih siswa kami (SMAN 1 Melaya). Almarhum merupakan siswa kelas X 4," jelas Widia saat dikonfirmasi, Rabu 22 April 2026.
Baca juga: TABRAK Lari di Jalur Tengkorak! Pelajar Tewas di TKP Usai Dihantam Mobil, Sempat Tabrak Motor Lain
Baca juga: ASTAGA, Siswi SD Lompat di Pasar Serangan, Polisi Temukan Dugaan Terinspirasi Tren Gim Online OMORI?
Menurutnya, sosok Adi Krisna merupakan siswa yang patut jadi teladan. Sebab, selama ini dia merupakan siswa yang tak pernah punya masalah apapun serta dikenal disiplin.
"Kami sangat kehilangan kepergiaan sosok siswa kelas X tersebut. Dikenal disiplin dan tak punya masalah apapun selama ini. Dumogi amor ing acintya," ucapnya.
Untuk diketahui, seorang siswa SMAN 1 Melaya meninggal dunia di tempat usai mengalami lakalantas maut di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Rabu 22 April 2026.
Siswa berusia 16 tahun tersebut diduga menjadi korban tabrak lari oleh mobil tak dikenal karena kabur usai kejadian. Mobil tersebut masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya pada kilometer 106-107 di wilayah Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar pukul 06.30 WITA.
Bermula dari kendaraan roda empat, tak dikenal yang bergerak dari arah barat menuju timur atau dari Gilimanuk menuju Denpasar.
Setibanya di TKP, sepeda motor matik DK 2524 ZR yang dikendarai siswa lain terpaksa berhenti sejenak karena kendaraan tak dikenal tersebut mendahului kendaraan lain dari arah berlawanan.
Tak disangka, siswa bernama I Gusti Ngurah AD (16) yang mengendari sepeda motor matik DK 4951 WA di belakangnya justru menabrak sepeda motor di depannya.
Siswa tersebut kemudian terjatuh korban ke arah kanan. Dan saat bersamaan dari barat ke timur kendaraan tak dikenal tersebut menabrak korban. Korban dinyatakan tewas di tempat diduga karena mengalami cidera kepala berat (CKB). (*)