Trauma Rumah Pernah Dijarah, Cinta Kuya Telepon Uya Kuya Soal Isu 750 Dapur MBG: Ini Apa Lagi?
Rr Dewi Kartika H April 22, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM  - Selebritas sekaligus anggota DPR RI Uya Kuya, dituding memiliki 750 dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kabar burung ini tak hanya mencoreng reputasi, tetapi juga menghantam kondisi psikologis sang putri, Cinta Kuya.

Uya mengungkapkan bahwa putrinya sangat terpukul saat mendengar kabar tersebut.

Trauma masa lalu menjadi alasan utama mengapa isu ini begitu menyakitkan bagi keluarganya.

Luka Lama yang Kembali Terbuka

Ia masih menyimpan ingatan kelam pada Agustus 2025 lalu, di mana kediaman mereka menjadi sasaran penjarahan massa akibat video editan yang memfitnah ayahnya.

“Cinta sedih, pastilah. Mereka mengalami apa yang terjadi bulan Agustus itu akibat video-video hoaks. Dulu video lama saya dijahit-jahit seolah menghina masyarakat, padahal tidak pernah,” ujar Uya Kuya dengan nada getir di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Saat pertama kali mendengar isu 750 dapur MBG ini, Cinta langsung mengonfirmasi kepada ayahnya dengan penuh kecemasan.

"Cinta bilang, ‘Pah ini apa lagi sih? Mau apa lagi dari mereka?’," ucap Uya menirukan rintihan sang anak.

Tegaskan Tak Punya Satu Pun Dapur MBG

Uya Kuya dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Ia menyatakan hingga saat ini tidak memiliki hubungan bisnis atau kepemilikan satu pun dapur dalam program pemerintah tersebut.

Ia menilai narasi yang beredar sengaja diciptakan untuk membangun opini negatif dan kebencian publik terhadap dirinya.

"Saya bilang ke Cinta, Papa sampai sekarang tidak punya satu pun dapur MBG. Ini jahat, ini zalim," tegasnya.

Seret 10 Akun ke Polda Metro Jaya

Belajar dari kesalahan masa lalu yang memilih diam saat diterpa fitnah, kini Uya Kuya mengambil langkah ofensif.

Ia resmi melaporkan sedikitnya 10 akun media sosial yang dianggap sebagai provokator penyebar hoaks tersebut ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026.

Uya melampirkan bukti berupa unggahan foto yang telah dimanipulasi dengan narasi yang menyesatkan.

"Sekarang saya tidak bisa tinggal diam. Kalau ada fitnah, ya klarifikasi dan lapor. Saya ingin melindungi keluarga saya dari dampak psikologis yang lebih berat," pungkasnya.

Langkah hukum ini diharapkan menjadi efek jera bagi para produsen hoaks yang kerap memanfaatkan isu sensitif untuk menjatuhkan kredibilitas seseorang. WartaKota

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.