TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Kali ini prestasi ditorehkan Dwi Puspitasari, mahasiswi Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Mahasiswi semester 4 tersebut berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Lomba Video Kreator Tingkat Nasional 2026, setelah bersaing ketat dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia.
Dia sukses menembus persaingan sengit dengan 299 peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Tanah Air.
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Generasi Muda Berprestasi di bawah naungan Yayasan Erlangga Lentera Nusantara yang berpusat di Bandar Lampung.
Mengusung tema besar motivasi bakat dan minat generasi muda, lomba ini bertujuan mendorong kreativitas serta pemanfaatan media digital secara positif di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Rangkaian penilaian dilakukan secara daring pada 16–17 April 2026, sementara hasil akhir diumumkan secara publik pada 19 April 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Dwi Puspitasari menghadirkan karya video kreatif yang sarat pesan inspiratif.
Ia mampu mengemas ide secara menarik, komunikatif, dan relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Video yang dibuatnya tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya mengembangkan potensi diri, keberanian mencoba hal baru, serta konsistensi dalam meraih prestasi.
Kekuatan narasi dan kreativitas visual inilah yang menjadi nilai unggul, hingga akhirnya mengantarkan Dwi meraih posisi tiga besar nasional.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan inspirasi.
Di tengah derasnya arus informasi, karya seperti yang ditampilkan Dwi menjadi contoh bagaimana generasi muda dapat menghadirkan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak positif.
Kemampuan menggabungkan kreativitas, teknologi, dan pesan sosial menjadi nilai penting yang kini semakin dibutuhkan di era digital.
Keberhasilan Dwi Puspitasari mendapat apresiasi dari lingkungan kampus, khususnya FEBI UIN Saizu. Prestasi ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa mahasiswa memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
Selain itu, capaian ini juga mencerminkan kualitas akademik dan non-akademik mahasiswa UIN Saizu yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tren industri kreatif.
Program Studi Mazawa pun turut menunjukkan eksistensinya sebagai prodi yang tidak hanya fokus pada keilmuan, tetapi juga mendorong pengembangan soft skill mahasiswa.
Dwi Puspitasari berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan minat dan bakat.
Dia mengajak generasi muda untuk tidak ragu mencoba berbagai peluang, terutama di bidang kreatif digital yang kini semakin terbuka luas.
“Semoga ini bisa menjadi pemicu semangat teman-teman untuk terus berkarya dan berani menunjukkan potensi diri,” ungkapnya.
Prestasi ini memperkuat komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kampus terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional, sebagai bagian dari pengembangan diri dan peningkatan kualitas lulusan. (***)