120 Calon Jemaah Haji Asal Karimun Dilepas ke Tanah Suci, Bupati Titip Doa untuk Daerah
Dewi Haryati April 22, 2026 09:07 PM

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun resmi melepas sebanyak 120 calon jemaah haji (CJH) asal Karimun untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/ Tahun 2026.

Proses pelepasan jemaah haji dipimpin langsung oleh Bupati Karimun, H Ing Iskandarsyah, dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

Bupati Karimun H.Ing Iskandarsyah menyampaikan doa dan harapan, agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam beribadah dan kembali dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Iskandarsyah pada Rabu (22/4/2026) pagi. 

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para jemaah, agar turut mendoakan Kabupaten Karimun di tempat-tempat mustajab, seperti mulai dari saat tawaf di Ka’bah, sa’i, berdoa di Raudhah Masjid Nabawi, hingga saat wukuf di Arafah.

“Mohon doakan Karimun agar menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” katanya. 

Sementara itu, perwakilan CJH menyampaikan pesan menyentuh terkait pentingnya kesiapan batin sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Ia mengatakan, kesabaran dan rasa syukur menjadi bekal utama dalam menjalankan ibadah haji.

“Kita akan menuju tempat peristirahatan Nabi Muhammad SAW, sosok yang sangat kita cintai meski belum pernah kita lihat wajahnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak salawat, khususnya selama berada di Madinah, sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah.

Selain itu, para jemaah turut meminta doa restu dari masyarakat Karimun serta menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf sebelum berangkat.

Adapun jemaah tertua di Karimun tercatat berusia 84 tahun, sementara termuda 26 tahun.

Secara umum, seluruh jemaah dalam kondisi sehat, meski beberapa di antaranya memerlukan bantuan kursi roda.

Pemkab Karimun juga mendapat apresiasi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada para jemaah.

Mulai dari rangkaian persiapan, tradisi tepung tawar, hingga prosesi pelepasan, yang dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran ibadah masyarakat. (TribunBatam.id/Fairozzamani

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.