Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Tribungayo.com, Takengon - Munculnya spanduk bernada provokatif yang menyinggung Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, HM Salim Fakhry SE di sejumlah titik strategis Kota Banda Aceh menuai perhatian berbagai kalangan.
Spanduk tersebut memuat narasi yang dinilai tidak hanya bersifat kritik, tetapi juga mengarah pada serangan personal dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
Pemasangan yang diduga dilakukan secara tersembunyi turut memunculkan kekhawatiran adanya upaya yang tidak sehat dalam menyampaikan aspirasi.
Menanggapi hal itu, kader Partai Golkar Aceh Tengah, Hanafiah SP, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengajak semua pihak untuk menjaga etika dalam kehidupan demokrasi.
Ia menegaskan bahwa ruang kebebasan berekspresi harus tetap diiringi dengan tanggung jawab moral serta penghormatan terhadap hukum dan norma yang berlaku.
“Kita tentu menghargai setiap bentuk kritik sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Namun, penyampaiannya harus dilakukan secara terbuka, berimbang, dan tidak mengarah pada ujaran yang dapat merugikan pihak lain,” ujar Hanafiah kepada Tribungayo Rabu (22/4/2026).
Anggota DPRK Aceh Tengah tersebut juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti persoalan ini secara profesional dan proporsional, sehingga dapat memberikan kejelasan kepada publik serta mencegah terjadinya polemik berkepanjangan.
Menurutnya, pendekatan yang komprehensif dan bijak diperlukan, tidak hanya untuk mengidentifikasi pelaku di lapangan, tetapi juga memahami konteks di balik kejadian tersebut.
Hal itu dinilai penting agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Lebih jauh, Hanafiah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu memiliki dasar yang jelas.
Ia menekankan pentingnya membangun ruang publik yang sehat, dialogis, dan saling menghargai.(*)
Baca juga: Begini Tanggapan Ketua Golkar Aceh Salim Fakhry Terkait Politisi Senior Syukri Rahmat Pindah ke PKB
Baca juga: Sukses Pileg dan Pilkada, Aceh Tengah Jadi Pusat Strategi Politik Golkar Aceh