BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Seorang pemuda berinisial D.F alias A (19) ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kawasan Stadion Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/4/2026) sore.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.45 WIB oleh dua orang saksi yang hendak melakukan latihan sepak bola di lapangan stadion.
Namun, saat tiba di lokasi, keduanya melihat seorang laki-laki dalam kondisi mengakhiri hidup di area podium stadion.
Mengetahui hal tersebut, para saksi segera menghubungi rekan mereka dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Namang.
Kapolres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena menyebutkan, setelah mendapatkan laporan, personel Polsek Namang bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.
"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berinisial D.F alias A (19), warga Desa Namang. Petugas juga menemukan satu unit telepon genggam yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian," sebutnya.
Ia menerangkan, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bangka Tengah juga turut didatangkan guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas bersama unsur terkait kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke RS Pratama Desa Sungkap untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian," terangnya.
AKBP I Gede Nyoman Bratasena menerangkan, pihaknya menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut serta memastikan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang pemuda meninggal dunia di Lapangan Stadion Desa Namang. Saat ini personel telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban untuk dilakukan visum. Penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres.
Dikatakan Kapolres, berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki latar belakang permasalahan keluarga.
Namun demikian, polisi masih mendalami kemungkinan lain, termasuk faktor pribadi maupun hal lain yang dapat menjadi penyebab kejadian tersebut.
“Beberapa keterangan saksi dan keluarga sudah kami kumpulkan. Dugaan sementara mengarah pada korban mengakhiri hidupnya sendiri, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya faktor lain,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan kepada pihak kepolisian, sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara objektif,” tutupnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)