TRIBUNKALTARA.COM - Intip profil Petar Sucic, pahlawan baru Inter Milan, senjata rahasia Cristian Chivu dari bangku cadangan.
Nama Petar Sucic mendadak menjadi pusat perhatian, setelah aksi magisnya mengantarkan Inter Milan ke final Coppa Italia, Rabu (22/4/2026).
Gelandang asal Kroasia ini sempat tenggelam di tengah hiruk-pikuk kompatriotnya, Martin Baturina yang membawa Como 1907 unggul di babak pertama.
Bahkan sepanjang pertandingan, Martin Baturina selalu menjadi pemain yang merepotkan pertahanan Nerazzurri, selain Nico Paz.
Tetapi, pelatih Como, Cesc Fabregas tak menyadari Cristian Chivu masih memiliki senjata rahasia yang sedang duduk manis di bangku cadangan.
Sosok tersebut adalah Petar Sucic, yang dalam 15 menit akhir sukses mengubur ambisi Como 1907 mengukir sejarah di Coppa Italia.
Sucic mencetak sejarahnya sendiri dengan kontribusi dua assist dan gol kemenangan dalam setengah jam di lapangan.
Baca juga: 4 Fakta Inter Milan Singkirkan Como di Coppa Italia, Malam Spesial Calhanoglu dan Sucic
Dalam beberapa musim terakhir, Nerazzurri memang dikenal memiliki supersub yang jitu dalam diri Davide Frattesi.
Namun musim ini, Petar Sucic yang merampas predikat itu dari Frattesi, seiring kepercayaan tinggi yang diberikan Cristian Chivu.
Sebelum masuknya Sucic, Inter Milan terlihat kesulitan membongkar pertahanan Como yang bermain rapat dan disiplin.
Namun hadirnya Petar Sucic dan Andy Diouf di menit 60, memberi warna baru bagi permanan Nerazzurri, yang tampil ngotot melancarkan serangan.
Alhasil, sodoran bola Petar Sucic mampu dikonversi menjadi gol lewat tendangan Hakan Calhanoglu dari luar kotak penalti, Inter memangkas jarak menjadi 1-2.
Menit 86, kerjasama Petar Sucic dan Hakan Calhanoglu kembali memaksa kiper Como memungut bola dari gawangnya, skor menjadi 2-2.
Satu menit jelang waktu normal berakhir, barulah Petar Sucic benar-benar keluar sebagai pahlawan dengan gol sontekan kaki kanannya ke tiang jauh.
Berkat penampilan apiknya sebagai supersub, pemain asal Kroasia tersebut menjadi bintang utama dalam keberhasilan Inter Milan membalikkan keadaan atas Martin Baturina dkk.
Menariknya, Petar Sucic dan Martin Baturina adalah pemain yang musim sebelumnya berbagi ruang ganti di Dinamo Zagreb. Keduanya sudah saling kenal sejak menjalani masa muda di klub raksasa Kroasia tersebut.
"Saya sangat senang, ini luar biasa. Kami tertinggal 2-0 dan berhasil membalikkan keadaan, itu tidak pernah mudah," kata Petar Sucic.
"Hal yang sama kami lakukan melawan mereka di liga, ini membuktikan kami telah menunjukkan mentalitas kami yang tidak pernah menyerah," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Hasil Coppa Italia, Deja Vu Comeback Inter Milan Singkirkan Como, Calhanoglu dkk ke Final
Lahir di Livno, Bosnia Herzegovina, Petar Sucic jauh dari popularitas.
Bahkan kedatangannya ke Inter Milan di awal musim 2025/2026 ini tak dianggap spesial, melainkan hanya pelengkap skuad.
Didatangkan dengan banderol 14,60 juta euro, Petar Sucic diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang Inter.
Alasan itulah yang membuat masa adaptasinya di Italia tak berjalan mulus.
Gelandang 22 tahun itu sempat kesulitan nyetel dengan taktik Cristian Chivu. Ia dianggap tak konsisten ketika diturunkan.
Namun Chivu tak kehilangan akal, Sucic diminta terus belajar dari seniornya seperti Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, dan Henrikh Mkhitaryan.
Ia memang tidak memiliki skill mengolah bola mumpuni ataupun mengandalkan fisik untuk bertarung di lini tengah.
Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia, Inter Milan Temukan Suksesor Brozovic, Petar Sucic Pelapis Calhanoglu
Sejak saat itu, pemain timnas Kroasia ini mampu menjawab kepercayaan pelatih saat dibutuhkan masuk sebagai pengganti.
Ini bukanlah musim yang buruk bagi Petar Sucic. Meskipun minim kontribusi, mencetak satu gol di tiap kompetisi yang diikuti Inter Milan setidaknya menjadi modal penting untuk terus bertumbuh.
"Saya tidak tahu apakah ini versi terbaik saya, tapi saya selalu memberikan yang maksimal untuk tim yang luar biasa ini dan para penggemar yang luar biasa," ungkap gelandang kelahiran 2003 ini.
Tak sedikit tifosi Inter Milan yang mulai memandang Petar Sucic sebagai penerus Marcelo Brozovic.
Pemain Kroasia yang juga pernah berseragam Inter Milan itu memang sempat kesulitan pada awal kariernya di Italia, tetapi kemudian mencuri hati para penggemar.
Meski belum konsisten layaknya Marcelo Brozovic, Petar Sucic tetap bisa mengikuti jejak seniornya itu dengan mengangkat trofi Scudetto dan Coppa Italia bersama Nerazzurri.
"Sejak saya tiba di Italia, saya ingin menang. Akan sangat indah jika bisa melakukannya di musim pertama saya. Kami berjuang di setiap pertandingan dan setiap menit untuk menjuarai Serie A dan Coppa Italia," ujar Sucic.
Biodata Petar Sucic:
Nama: Petar Sucic
Kelahiran: Livno (Bosnia Herzegovina) 25 Oktober 2003
Usia: 22 tahun
Negara: Kroasia
Tinggi: 183cm
Posisi: Gelandang tengah
Kaki Terkuat: Kanan
Karier:
2025 - sekarang - Inter Milan
2023 - 2025 - Dinamo Zagreb
2022 - 2023 - Zrinjski Mostar
2021 - 2022 - Dinamo Zagreb II
2020 - 2021 - Zrinjski Mostar U19
2019 - 2020 - Iskra
(*)
(TribunKaltara.com/ Cornel Dimas Satrio K)