15 Orang Kehilangan Tempat Tinggal setelah Api Hanguskan 5 Rumah di Arab Melayu
Mareza Sutan AJ April 22, 2026 11:11 PM

Malam yang tenang di Kelurahan Arab Melayu mendadak riuh setelah nyala si jago merah menjulang di sejumlah rumah pada Selasa (21/4/2026) malam.

Api menghanguskan lima rumah, menyebabkan 15 jiwa kini tidak lagi memiliki tempat tinggal.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebakaran besar terjadi di kawasan permukiman padat di Jalan KH M Jafar, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, pada Selasa (21/4/2026) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.09 WIB tersebut menghanguskan lima rumah, baik bangunan permanen maupun nonpermanen.

Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya karena jarak antarrumah yang rapat serta material bangunan yang sebagian besar mudah terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustary Affandy, menyebut laporan awal diterima melalui layanan darurat masyarakat.

“Tim menerima laporan pukul 20.09 WIB, dan langsung bergerak ke lokasi. Tiba sekitar pukul 20.20 WIB dengan respon time 11 menit,” ujarnya.

Sebanyak 50 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut, didukung armada komando, enam unit mobil pompa, satu unit suplai air, serta satu unit kendaraan rescue.

Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain.

Meski demikian, upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala.

Akses menuju lokasi yang sempit, jarak sekitar 150 meter dari jalan utama, serta banyaknya sepeda motor yang menghalangi jalur masuk armada menjadi hambatan utama.

Selain itu, kerumunan warga di sekitar lokasi juga sempat memperlambat pergerakan petugas.

“Namun berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dikendalikan dan tidak merembet lebih luas,” kata Mustary.

Berdasarkan data sementara, terdapat enam kepala keluarga terdampak, yakni Toyib, Sayuti, Ratnawati, Nurminah, Zahra, dan Hamida.

Sebanyak 15 orang harus kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.

Kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari Rp400 juta, dengan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat dihuni kembali.

Mustary memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, satu anggota pemadam kebakaran mengalami cedera saat bertugas.

“Personel kami atas nama Ade Rivai mengalami terkilir pada bagian kaki saat bertugas di lapangan,” ujarnya.

Korban luka langsung mendapat penanganan dari tim PSC 119 di lokasi kejadian.

Dalam penanganan kebakaran, petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik, serta melibatkan pihak kepolisian guna menjaga keamanan.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 22.50 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Selain petugas Damkar, relawan pemadam kebakaran dan Tagana Dinas Sosial turut membantu proses evakuasi serta penanganan pascakebakaran.

Saat ini, proses pendataan korban masih berlangsung untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

“Fokus kami saat ini memastikan kondisi aman, serta membantu penanganan korban pasca kejadian,” tutup Mustary.

Diduga dari Anglo

Kebakaran yang melalap lima rumah di kawasan Arab Melayu tersebut diduga dipicu kelalaian penggunaan tungku tradisional atau anglo.

Mustary Affandy menyampaikan, dugaan sementara sumber api berasal dari bara tungku yang masih menyala dan ditinggalkan pemilik rumah.

“Berdasarkan hasil investigasi awal, api diduga berasal dari tungku anglo yang digunakan untuk memasak dengan bahan bakar kayu,” ujarnya.

Saat kejadian, salah satu penghuni rumah diketahui tengah memasak, namun kemudian meninggalkan rumah dalam kondisi bara api diduga belum padam sepenuhnya.

Bara tersebut kemudian memicu kebakaran dengan menyambar material mudah terbakar di sekitarnya hingga api membesar dan merambat ke bangunan lain.

Lingkungan yang padat serta dominasi bangunan nonpermanen turut mempercepat penyebaran api.

(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

 

Baca juga: Sejumlah Rumah di Arab Melayu Kota Jambi Dilalap Api, Kebakaran Dahsyat

Baca juga: Penjelasan BMKG soal Kabut Selimuti Pagi di Jambi Beberapa Hari Terakhir

Baca juga: Tragedi Tengah Malam di Lambur Tanjabtim, Terdakwa Rajapati Dihukum 8 Tahun

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.