BOLASPORT.COM - Pada Piala Dunia 2026 mendatang, nama gelandang serang muda milik Timnas Ekuador, Kendry Paez, tidak bisa luput dari pandangan.
Hajatan besar di Amerika Utara mendatang bakal menjadi panggung bagi para pemain untuk unjuk gigi bersama tim nasional masing-masing.
Hal tersebut agaknya juga berlaku bagi Paez.
Pemain Chelsea yang kini dipinjamkan ke raksasa Argentina, River Plate, tersebut diyakini siap untuk menyambut Piala Dunia pertamanya bersama Ekuador.
Nama Kendry Paez sudah menggema di tanah kelahirannya sejak menginjak usia 15 tahun.
Bakatnya mulai diasah saat bergabung dengan klub terbesar di Ekuador, Independiente de Valle.
Kala itu Independiente de Valle merekrut Paez di usia masih 11 tahun pada 2017.
Debutnya bersama Independiente senior terjadi pada Februari 2023, bahkan langsung mencetak gol dan membuatnya menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub.
Penampilan apiknya di level klub lantas membuatnya terpanggil untuk membela Ekuador U-20 di tahun yang sama.
Dalam turnamen tingkat usia itu, Kendry Paez berhasil mencetak 1 gol dan mengepak 3 asis dalam 4 laga.
Sejak saat itu namanya mulai diincar oleh raksasa Eropa seperti Borussia Dortmund, Man United, dan Chelsea.
Pada akhirnya Chelsea-lah yang sukses mengamankan tanda tangannya dengan menebus pemain berusia 18 tahun tersebut dengan nominal 20 juta euro pada musim panas 2025.
Sejatinya Tim London Biru sudah menyegel Paez sejak Juni 2023, tetapi kepindahannya baru resmi terjadi 2 tahun setelahnya.
Paez lantas disekolahkan The Blues dalam dua kesempatan berbeda.
Antara Juli 2025 dan Januari 2026, ia dipinjamkan ke klub Prancis, Strasbourg, yang masih dalam satu keanggotaan Blue Co.
Di sana Paez bermain dalam 21 laga dan mencetak 1 gol.
Begitu kelar bernaung di Strasbourg, ia lantas beralih klub dengan pindah ke River Plate.
Di sana Paez dipinjamkan selama 1,5 tahun oleh Chelsea hingga Juni 2027.
Sejauh ini jebolan Independiente del Valle itu mencatat 7 penampilan dan sudah mengukir 1 asis.
Di level tim nasional, Kendry Paez melakoni debutnya bersama Ekuador pada 12 September 2023.
Sejauh ini dirinya telah mengenyam 24 caps dengan torehan 2 gol dan 3 asis.
Memasuki Piala Dunia 2026, Paez tidak lagi datang sebagai pemain muda yang menjanjikan.
Ia bakal datang sebagai jenderal lapangan tengah yang memikul ekspektasi satu negara di pundaknya.
Nomor keramat 10 telah dikenakannya sejak melakoni debut hingga sekarang.
Perjalanannya menuju turnamen sepak bola sejagat empat tahunan ini dihiasi dengan berbagai rekor.
Paez menyandang gelar sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL pada 2023.
Dirinya berhasil mengalahkan rekor milik Lionel Messi dan Diego Maradona saat mengukir pencapaian itu dengan usia baru menginjak 16 tahun 161 hari.
Disusul rekor sebagai debutan termuda untuk Timnas Ekuador.
Di balik angka-angka tersebut, terdapat bakat murni yang menggabungkan keanggunan gaya main Amerika Latin dengan efisiensi sepak bola modern Eropa.
Posisinya sebagai gelandang serang bakal menjadi tumpuan bagi Ekuador di Piala Dunia 2026 kali ini.
La Tri memiliki komposisi skuad yang dianggap sebagai generasi emas saat ini.
Tim besutan Sebastian Beccacece tersebut mengombinasikan pemain yang berkarier di Eropa dan Amerika Latin (Ekuador, Brasil, dan Argentina).
Sebut saja William Pacho, Piero Hincapie, Pervis Estupinan, Moises Caicedo, Gonzalo Plata, John Yeboah, Yaimar Medina.
Dengan keberadaan Kendry Paez, maka Timnas Ekuador memiliki komposisi skuad yang siap bersaing di Grup E Piala Dunia 2026.