Pencuri di Babel Terkunci dan Tertidur di Ruang Kepala Sekolah Usai Lelah Memilih Kumpulan Kunci
Dedy Qurniawan April 23, 2026 12:03 AM

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Seorang pencuri, Ij (25) warga Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung terkunci di ruangan kepala sekolah hingga tertidur sampai kemudian tak berdaya ditangkap pada pagi harinya.

Ij ternyata lelah usai bingung mencari kunci ruangan di antara sekumpulan kunci yang dipegangnya.

Tanpa mengesampingkan tindakan kriminalnya, Ij sebenarnya bisa kabur lewat jendela.

Tapi itu tak ia lakukan.

Ia ngotot keluar lewat pintu.

Lantas kenapa demikian dan bagaimana kronologinya?

Kronologi

Fakta pencuri terkunci dan tertidur ini terungkap setelah pria berinisial Ij (25) warga Kecamatan Mentok diamankan polisi, setelah diduga melakukan pencurian di SMP Muhammadiyah Mentok, Selasa (21/4/2026) malam.

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan, peritiwa pencurian terjadi pada Selasa (21/4/2026) malam, pukul 22.00 WIB berawal dari Mushola SMP Muhammadiyah Mentok.

"Di mana pelaku saat itu, berhasil mengambil  satu unit amplifier warna hitam yang diduga hendak dicuri. Setelah mengambil itu, pelaku mencoba beberapa kunci yang ditemukan di Mushola dan di luar ruangan. Ternyata bisa membuka pintu ruangan kepala sekolah," kata Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso kepada Bangkapos.com, Rabu (22/4/2026) di Mapolres Babar.

Setelah berhasil membuka kunci ruangan kepala sekolah, tersangka IJ masuk ke dalam ruangan.

Di sana lah kemudian ia terkunci hingga tertidur di dalam ruangan hingga akhirnya ditangkap pada pagi harinya.

"Di ruangan kepala sekolah itulah si pelaku ini membawa barang bukti dan mencoba mencari, kunci kunci yang lain. Pelaku menemukan beberapa kunci, jadi kunci awal dikumpulkan disatukan oleh tersangka," katanya.

Ketika menyatukan semua kunci tersebut dikatakan Yos, tersangka tak tahu lagi kunci mana yang dapat membuka kunci pintu ruangan kepala sekolah.

Ij telah mencoba setiap kunci, namun tak bisa.

Ia frustasi dan tertidur di dalam ruangan.

"Ia berusaha membuka kembali pintu kunci ruangan, dengan kunci yang telah ditemukan. Setelah itu karena frustasi, mencoba beberapa kunci tidak berhasil membuka pintu. Tersangka frustasi dan tertidur hingga pagi di dalam ruangan," katanya.

Dari keterangan anggota, dikatakan Yos, tersangka diketahui sempat mengkonsumsi narkoba.

Pengaruh narkoba membuatnya tak dapat berfikir untuk keluar dari dalam ruangan tersebut.

"Padahal dari keterangan anggota di ruangan terdapat jendela, kalau mau keluar. Tetapi tidak bisa ia pikirkan, hasil introgasi tersangka sempat konsumsi narkoba, dan karena frustasi pengaruh narkoba tersangka tertidur dan ditemukan pagi harinya saat membuka ruangan kepala sekolah," ujarnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka, sambung Yos, satu unit amplifier warna hitam yang diduga hendak dicuri dan dua unit speaker merek Acer diketahui telah berpindah tempat.

"Pihak sekolah telah menghubungi kepolisian dan sekitar pukul 07.20 WIB, Tim Buser Sat Reskrim Polres Bangka Barat bersama Unit Intelkam langsung turun ke lokasi dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan," katanya.

Dari hasil interogasi awal, kata Yos, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di dalam ruang kepala sekolah tersebut.

Selanjutnya, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna melengkapi proses penyelidikan.

"Kami pastikan setiap pengaduan masyarakat bakal kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat," katanya.

Yos mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.