Kick Off ILASPP, Sekjen ATR/BPN Dorong Partisipasi Aktif Atasi Kendala Proyek
Eflin Rote April 23, 2026 09:42 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, meminta seluruh pihak yang terlibat dalam Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) untuk aktif berpartisipasi dalam mengatasi berbagai kendala pelaksanaan program tersebut.

Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Kick Off Implementation Support Mission ILASPP di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Kanwil BPN NTT, Kamis (23/4/2026), Dalu menegaskan bahwa keberhasilan proyek ILASPP sangat bergantung pada kolaborasi aktif lintas kementerian dan lembaga, termasuk Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ibu dan bapak sekalian, kami minta partisipasi yang aktif dari setiap satker untuk kita berkomunikasi dan berdiskusi secara intensif agar kendala-kendala dalam pelaksanaan ILASPP ini bisa diatasi,” ujarnya.

Kegiatan Implementation Support Mission ILASPP dijadwalkan berlangsung selama 20 hingga 28 April 2026. Agenda ini menjadi instrumen penting untuk meninjau progres implementasi proyek secara menyeluruh, mengidentifikasi berbagai isu dan tantangan strategis, serta menyepakati langkah percepatan pelaksanaan.

Pembahasan dalam kegiatan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengadaan, pengelolaan keuangan, hingga implementasi teknis di setiap komponen program.

ILASPP sendiri merupakan proyek kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan mitra pembangunan yang dirancang berjalan selama lima tahun, yakni 2025 hingga 2029, dengan dukungan pendanaan dari World Bank.

Dalu Agung Darmawan menjelaskan, sejumlah target fisik ILASPP pada tahun 2026 telah ditetapkan, namun pelaksanaannya masih memerlukan percepatan. Ia menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas serta standar kualitas dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek.

“Besar harapan kami kegiatan ILASPP tidak hanya memiliki manfaat yang nyata, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan pertanahan dan tata ruang di republik ini,” tambahnya.

Baca juga: Sinergi Tanpa Batas: PLN dan BPN Sumba Barat Tuntaskan Legalitas Aset PLTD Waikabubak

Sementara itu, perwakilan World Bank, Senior Land Administration Specialist sekaligus Task Team Leader ILASPP, Willem van der Muur, mengapresiasi capaian para satuan kerja lintas kementerian/lembaga yang terlibat dalam proyek tersebut.

Menurutnya, ILASPP menjadi salah satu proyek dengan kinerja terbaik dalam portofolio Bank Dunia di Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada tim pelaksana serta lembaga swadaya masyarakat yang telah berperan aktif dalam proses ini,” ungkap Willem.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan ILASPP. Menurutnya, forum diskusi terbuka seperti ini sangat penting untuk memperbaiki pelaksanaan program ke depan.

“Untuk menjaga momentum anggaran dan pelaksanaan secara keseluruhan, kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan dan World Bank selalu siap membantu,” tambahnya.

Kegiatan Kick Off Implementation Support Mission ini turut dihadiri Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Virgo Eresta Jaya, serta Plt Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama sekaligus Direktur Unit Manajemen ILASPP, Andi Tenri Abeng, bersama jajaran.

Hadir pula perwakilan kementerian/lembaga terkait, antara lain Direktur Tata Ruang, Perkotaan, Pertanahan dan Penanggulangan Bencana dari Bappenas, Dody Virgo Sinaga, serta jajaran dari BIG, Kemendagri, dan Kementerian Keuangan, baik secara luring maupun daring. (uan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.