TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Kota Bekasi menorehkan catatan apik soal tolerensi di Indonesia.
Bekasi masuk jajaran lima besar kota paling toleran di Indonesia versi Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang dirilis SETARA Institute.
Bekasi bahkan mampu menempati posisi kelima nasional dengan skor 6,037.
Bekasi yang dijuli Kota Patriot mencatatkan namanya di bawah Salatiga, Singkawang, Semarang, dan Pematangsiantar.
Hasil ini menjadi catatan positif bagi Kota Bekasi dalam pengelolaan keberagaman dan inklusi sosial.
SETARA Institute menilai kota toleran merupakan daerah yang memiliki visi pembangunan inklusif, regulasi yang mendukung toleransi, serta kepemimpinan progresif.
Selain itu, kota toleran juga ditandai minimnya praktik intoleransi dan rendahnya pelanggaran kebebasan beragama atau berkeyakinan.
Bekasi berada di atas sejumlah kota lain seperti Sukabumi, Magelang, Kediri, Tegal, hingga Ambon yang masuk 10 besar.
Sementara Solo belum masuk lima besar dan berada di posisi ke-12.
Salatiga berada di peringkat pertama dengan skor 6,492.
Posisi kedua ditempati Singkawang dengan skor 6,391, disusul Semarang 6,160.
Pematangsiantar ada di posisi keempat dengan skor 6,084.
Bekasi berada di urutan kelima dengan skor 6,037.
Setelah itu Sukabumi, Magelang, Kediri, Tegal, dan Ambon melengkapi 10 besar kota paling toleran di Indonesia dikutip dari kompas.com
IKT 2025 mengkaji 94 kota dari total 98 kota di Indonesia.
Penilaian menggunakan empat variabel utama, yakni regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, serta kondisi demografi sosio-keagamaan.
Indikator yang dinilai meliputi kebijakan daerah, peristiwa intoleransi, tindakan pejabat, hingga tingkat heterogenitas dan inklusi sosial.
Hasil ini menempatkan Bekasi sebagai salah satu kota dengan pengelolaan toleransi terbaik di Indonesia versi SETARA Institute.