Tak Bikin Kantong Jebol, Segini Kompensasi yang Chelsea Bayar ke Liam Rosenior meski Punya Kontrak 6,5 Tahun
Zulfikar Pamungkas April 23, 2026 11:33 AM

ROMEO BOETZLE/AFP
Chelsea tak mengeluarkan banyak dana untuk membayar kompensasi ke Liam Rosenior.

BOLASPORT.COM - Perpisahan dengan Liam Rosenior tak membuat kantong Chelsea jebol meski mantan pelatihnya itu sebelumnya punya kontrak 6,5 tahun.

Chelsea resmi berpisah dengan pelatih berusia 41 tahun itu pada Rabu (22/5/2026) waktu setempat.

Perpisahan ini datang setelah The Blues mendapat hasil minor pasca-dibekuk Brighton pada pekan ke-34 Liga Inggris 2025-2026.

"Chelsea Football Club hari ini telah memutuskan untuk berpisah dengan pelatih kepala Liam Rosenior," bunyi pernyataan klub.

"Atas nama seluruh jajaran Chelsea FC, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Liam dan stafnya atas segala upaya yang telah mereka berikan selama bergabung dengan klub."

"Keputusan ini tidak diambil dengan mudah oleh Klub, tetapi hasil dan performa terbaru telah berada di bawah standar yang diperlukan, padahal masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini."

"Seluruh jajaran Chelsea FC mendoakan kesuksesan bagi Liam di masa depan," tulis klub asal London Barat itu.

Pemecatan ini tergolong mendadak karena Rosenior baru 3 bulan menjabat sebagai pelatih dari 6,5 tahun kontrak yang ditekennya pada Januari 2026.

Dengan kontrak panjangnya itu, diyakini klub yang juga berjulukan The Pensioners itu harus membayar kompensasi besar usai memecatnya.

Berdasarkan panjangnya kontrak itu, Chelsea dikabarkan harus membayar ke Rosenior sebesar 24 juta poundsterling (Rp558 miliar) sebagai kompensasi.

Pasalnya, pelatih berkebangsaan Inggris itu mengantongi bayaran 4 juta poundsterling (Rp93 miliar) per tahun saat meneken kontrak di Stamford Bridge.

Namun, dilansir BolaSport.com dari talkSPORT, ternyata kampiun Piala Dunia Klub 2025 itu tak perlu membayar kompensasi lebih dari setengah triliun rupiah.

Pasalnya, saat dia meneken kontrak pertama kali, terdapat klausul pemutusan kontrak yang disepakati kedua pihak.

Berkat klausul ini, Konsorsium BlueCo selaku pemilik Chelsea hanya membayar kompensasi sebesar 4 juta poundsterling saja ke Rosenior.

Secara nominal, kompensasi ini tergolong tak besar bila dibandingkan para pendahulunya seperti Enzo Maresca, Mauricio Pochettino, Graham Potter, dan Thomas Tuchel.

Tetapi bila melihat jumlah laga yang dipimpinnya, kompensasi yang diterima Rosenior ini bisa dikatakan sangat fantastis.

Jika dirinci, maka dia dibayar sekitar 174 ribu poundsterling (Rp4 miliar) saat memimpin Cole Palmer dkk. bertanding.

Bahkan jika dilihat dari sudut pandang lain, Rosenior menerima 364 ribu poundsterling (Rp8,4 miliar) untuk setiap kemenangan yang diraih The Pensioners.

Sekadar informasi pelengkap, mantan asisten Wayne Rooney di Derby County itu tercatat baru memimpin 23 laga di segala ajang.

Dari 23 laga tersebut, Rosenior mencatatkan 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Catatan ini membuatnya menjadi pelatih tercepat kedua dalam sejarah Chelsea yang menelan 10 kekalahan.

Rosenior hanya unggul tipis dari Glen Hoddle yang mencatatkan 10 kekalahan dari 20 laga pada tahun 1993.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.