Ibu Panik Balitanya Tiba-tiba Berada di Atap Rumah, Merangkak ke Pucuk Tanpa Pengaman
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 23, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lombok Tengah - Ibu mana yang tidak panik menyaksikan anaknya yang masih berusia 2,5 tahun tiba-tiba ada di atap rumah.

Apa lagi balita tersebut tanpa pengaman merangkak di atas genteng bak Spiderman menuju pucuk rumah.

Posisinya sangat membahayakan karena dia bergerak di tepi atap tanpa pengamam. Sementara perempuan yang ada di lokasi tersebut tampak panik.

Lantas di tengah kekhawatian, perempuan tersebut mencoba mengarahkan anaknya supaya turun secara perlahan.

Aksi balita memanjat atap rumah tersebut terjadi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Peristiwa itu sempai viral di media sosial facebook setelah diunggah pemilik akun @Soriani Hirlan.

Belakangan diketahui balita tersebut bernama Muhammad Rezki Novrian, berusia 2,5 tahun.

Peristiwa itu terjadi tepatnya di wilayah Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, pada Selasa (21/4/2026).

Ibu Rezki, Eliza, menjelaskan bahwa ia pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah nenek Rezki menanyakan keberadaan anaknya.

Ia mengakui bahwa Rezki merupakan anak yang aktif saat bermain. "Kemarin kejadian sekitar jam 10," ucap Eliza dikutip TribunLombok.com.

Menurut penuturan Eliza, saat itu Rezki sedang bermain pasir di halaman rumah tetangga. Tanpa disadari, balita tersebut merangkak naik melalui atap kandang ayam yang rendah, lalu melanjutkan pergerakannya hingga ke atap rumah.

Menyadari anaknya berada dalam bahaya, Eliza segera meminta bantuan warga sekitar. Setelah upaya cukup lama, Rezki akhirnya berhasil diturunkan dengan bantuan tangga.

"Lumayan lama di atas itu jadi khawatir, ada sekitar sejaman. Kemarin dibantu sama tetangga naik pakai tangga," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, turut memberikan perhatian atas kejadian tersebut.

Ia mengonfirmasi peristiwa itu kepada Kepala Lingkungan setempat dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Aipda Ahmad menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya balita yang aktif bermain, serta peran lingkungan sekitar dalam mencegah kejadian serupa.

"Bagi masyarakat yang memiliki anak kecil yang aktif bermain untuk terus mengawasi, jangan sampai tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.