SURYA.CO.ID SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim baru saja melaunching JConnect Edu yang dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur atau Dindik Jatim.
JConnect Edu merupakan aplikasi Bank Jatim yang di rancang untuk mendudukung Pendidikan di Jatim mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi.
"Tujuannya adalah untuk memfasilitasi transaksi pembayaran biaya pendidikan melalui virtual account maupun QRIS dan melakukan pengelolaan data keuangan serta administrasi di lembaga pendidikan," kata Winardi Legowo, Direktur Utama Bank Jatim, Kamis (23/4/2026).
Lebih lanjut Winardi menjelaskan, pendidikan adalah fondasi utama untuk kemajuan Jatim. Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jatim memiliki tanggung jawab untuk turut serta mendukung ekosistem pendidikan.
"Karena itulah, menjadi momentum penting bagi kami meluncurkan layanan JConnect Edu, sebuah platform digital terintegrasi yang kami dedikasikan untuk dunia Pendidikan,” jelasnya.
Baca juga: Bank Jatim Mulai Kenalkan JConnect Versi Terbaru Lewat Event Road to JConnect Zone
JConnect Edu bisa diakses untuk wali murid guna mendapatkan informasi sekolah. Seperti pembayaran biaya pendidikan, kegiatan sekolah seperti absensi siswa, jadwal Pelajaran, hingga jadwal guru.
Sehingga dengan JConnect Edu, diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi administrasi pendidikan, memberikan solusi yang user-friendly, dan kemudahan akses.
”Jadi sekolah tidak perlu membangun sistem sendiri. Tagihan, absensi, tugas, hingga komunikasi dengan orang tua dapat terintegrasi dalam satu aplikasi. Kemudian bagi wali murid, akan memberikan kemudahan dan fleksibilitas pembayaran pendidikan dari saluran perbankan,” ungkap Winardi.
Apalagi Bank Jatim juga kembali dipercaya menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi jenjang Sekolah Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dan Swasta di Jatim.
”Sebagaimana dana yang telah disalurkan sebelumnya, kami senantiasa berkomitmen agar dana ini tersalurkan dengan baik. Kami siap mendampingi penyaluran Dana BOS melalui seluruh jaringan kantor Bank Jatim dan mengawal agar memberikan dampak maksimal bagi pendidikan,” terangnya.
Baca juga: Alasan Bank Jatim Gelar JConnect Ramadan Vaganza, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Sementara itu Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan pendidikan yang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan layanan pendidikan berjalan efektif dan efisien.
”Kami berharap dengan adanya sinergitas ini dapat memberikan kemudahan bagi pihak sekolah dalam mengelola anggaran secara real-time, sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana Pendidikan,” tambah Aries, usai melakukan penandatangan PKS dengan Bank Jatim, Selasa (21/4/2026).
Dia juga menerangkan, terdapat beberapa manfaat dari PKS ini. Antara lain kerja sama dalam penyaluran BOSP (Dana Bantuan Operasional Sekolah), mendukung system pembayaran non tunai (cashless), memastikan pengelolaan dana lebih modern dan terintegrasi, serta bagian dari transformasi digital sektor pendidikan.
”Karena seperti diketahui bersama bahwa dengan sistem non tunai keamanan dana lebih terjamin, meminimalisir penyalahgunaan anggaran, serta mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah,” pungkas Aries.