Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan serangkaian serangan presisi yang menyebabkan kerusakan infrastruktur militer AS dan Israel.
IRGC menegaskan bahwa operasi itu berhasil menghantam aset strategis AS.
IRGC juga mengungkapkan bahwa kebesaran kekuatan militer AS dan Israel kini telah hancur.
"Hari ini, kebesaran semu kekuatan militer AS-Israel telah hancur," demikian deklarasi IRGC, mengutip Al Mayadeen, Kamis (23/4/2026).
Baca: 100 Rudal dan Drone Presisisi IRGC Gempur Pertahanan Canggih AS-Israel, Pelindung Washington Runtuh
Baca: 3 Kapal Ditembaki IRGC di Selat Hormuz, UKMTO Sebut Tentara Iran Gunakan Granat
IRGC menegaskan bahwa Iran tidak lagi membiarkan musuh menunjukkan dominasi politik di kawasan.
Termasuk operasi kapal perang dan kapal tempur tanpa hambatan.
IRGC mengungkapkan bahwa operasi kompleks yang melibatkan sekitar 100 gelombang rudal dan drone telah melumpuhkan sistem pertahanan musuh.
Serangan ini mampu menembus teknologi pertahanan canggih dan menciptakan gangguan besar pada sistem komunikasi dan komando militer lawan.
Menurut IRGC, serangan tersebut juga menyebabkan kekacauan di internal pasukan musuh.
Serta memutus jalur komunikasi, serta menghancurkan pusat kendali strategis.
IRGC mengklaim bahwa kondisi ini memaksa musuh memohon gencaan senjata sebagai bukti keberhasilan operasi militer Iran.
(*)
# Iran # Gempuran # Pertahanan # Israel # Rudal # Drone # IRGC #