- Ketegangan di Selat Hormuz meningkat setelah militer Iran kembali menembaki sejumlah kapal yang melintas pada Rabu (22/4/2026).
Setidaknya terdapat tiga kapal kontainer yang tertembak menurut laporan dari sumber keamanan maritim dan Operasi Perdagangan Maritim Britania Raya (UKMTO). Kapal perang Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dilaporkan mendekati sebuah kapal berbendera Liberia dan menembakkan granat roket hingga menyebabkan kerusakan pada bagian anjungan di timur laut Oman.
Sumber keamanan maritim menyebutkan terdapat tiga awak di atas kapal berbendera Liberia tersebut, dan ketiganya dilaporkan selamat tanpa adanya dampak lingkungan seperti kebakaran. Sementara itu, kapal kontainer kedua yang menjadi sasaran diketahui berbendera Yunani.
Kapal berbendera Yunani tersebut awalnya memiliki izin berlayar, namun diduga tidak melakukan komunikasi sebelum melintasi jalur strategis Selat Hormuz. Adapun kapal kontainer ketiga ditembaki di lokasi sekitar delapan mil laut di sebelah barat Iran.
Kapal ketiga yang juga berbendera Liberia dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti dan telah berhenti di perairan. Seluruh awak kapal dari ketiga armada yang menjadi sasaran tembakan militer Iran tersebut dinyatakan selamat dari insiden ini.