TRIBUNGORONTALO.COM – Tiga warga yang tertimbun material longsor di Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, dilaporkan telah berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Insiden yang melanda kawasan galian C tersebut terjadi sejak Kamis (22/4/2026), meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat.
Hingga saat ini, fokus utama di lokasi kejadian adalah memastikan kondisi korban yang selamat serta mempercepat proses pencarian terhadap dua warga lainnya yang masih hilang.
Warga di sekitar lokasi kejadian tampak bahu-membahu melakukan upaya pertolongan pertama saat material tanah mulai bergeser.
Berdasarkan informasi lapangan, satu korban yang berhasil diselamatkan mengalami trauma fisik akibat tertimbun material yang cukup berat.
Evakuasi korban pertama tersebut berlangsung dramatis di tengah kepanikan warga yang menyaksikan langsung peristiwa nahas tersebut.
Rekaman video dari warga setempat, Mey Ishak, yang beredar luas di media sosial memperlihatkan betapa mencekamnya suasana sesaat setelah longsor terjadi.
Dalam keterangan unggahannya, ia mengonfirmasi bahwa dari total tiga orang, baru satu yang berhasil ditemukan dalam kondisi bernyawa.
“Tertimbun longsor. 1 orang selamat, 2 orang masih tahap pencarian, semoga cepat ditemukan. Buliide kec kota barat kota gorontalo,” tulis Mey Ishak dalam caption videonya.
Kondisi korban selamat tersebut kini menjadi perhatian utama pihak keluarga dan kerabat yang menunggu di rumah sakit.
Berdasarkan penelusuran TribunGorontalo.com di lokasi kejadian, tiga korban adalah Zulkifli Kasim (33), Hasan Kadir (55), dan Abdul Talib Batalipu (44).
Zulkifli Kasim menjadi korban yang mengalami kondisi paling serius.
Ia terpaksa harus dilarikan ke RS Otanaha untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat dievakuasi, korban dalam kondisi sadar, namun mengeluhkan keram dan nyeri pada bagian kaki kanan yang diduga terkena batu besar.
Sementara itu, Hasan Kadir mengalami luka lecet di bagian lutut dan kaki kiri dan saat ini sudah berada di rumahnya yang tidak jauh dari kejadian.
Hasan juga sedang dilakukan penanganan awal, oleh tim medis.
Baca juga: BREAKING NEWS: 3 Warga Tertimbun Longsor di Kota Gorontalo, 2 Korban Masih Dicari
Korban lainnya, Abdul Talib Batalipu, juga dalam kondisi sadar. Abdul mengalami luka ringan dan lecet pada bagian tangan kiri, dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
Dari informasi yang dihimpun Tribu Gorontalo di lapangan, longsor terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya.
Ketiga korban yang berada di bawah tebing tidak sempat menyelamatkan diri saat material tanah mulai runtuh namun sayang tidak sempat.
"Jadi mereka ini berada di bawah, sedang duduk karena bekerja di situ. Tiba-tiba tanah dari atas longsor. Mereka berusaha menyelamatkan diri, tapi tidak sempat," ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Pantauan di lokasi, area galian C tersebut kini telah dipasangi garis polisi. Aparat kepolisian dan TNI bersama pemerintah setempat tampak berjaga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi longsor.
Beberapa petugas juga terlihat melakukan pendataan untuk memastikan kondisi korban.
Di lokasi kejadian, tampak hamparan tanah yang tergerus dari bagian atas bukit.
Aktivitas galian yang dilakukan warga sebelumnya terlihat telah mengikis struktur tanah, sehingga rawan terjadi longsor.
Sejumlah terpal berwarna hitam dan ban mobil juga terlihat di sekitar area, yang diduga digunakan untuk aktivitas di lokasi galian tersebut.
Warga sekitar pun memadati lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban serta proses penanganan yang dilakukan petugas.
Hasan Kadir sempat mendapatkan pemeriksaan awal dari tim kesehatan di dekat rumahnya.
Sementara itu, Abdul Talib Batalipu terlihat sudah bisa berjalan, meski masih mengalami luka lecet di bagian tangan.