TRIBUNTRENDS.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi perhatian dalam sebuah acara halalbihalal Partai NasDem Jawa Barat yang digelar di Bandung pada Jumat, 17 April 2026.
Dalam forum tersebut, ia hadir bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, Ketua DPW NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat, serta jajaran pengurus partai dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Selain itu, turut hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan tersebut.
Di tengah suasana acara, Dedi Mulyadi secara tiba-tiba menyinggung Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Ia menyampaikan keluhannya terkait kebiasaan Lucky yang dinilai kerap terlambat membalas pesan WhatsApp darinya.
Dedi mengaku hampir setiap pagi rutin mengirim pesan kepada Lucky Hakim.
Pesan-pesan tersebut biasanya berisi berbagai pengingat dan arahan terkait tugas pemerintahan.
Namun, respons yang dinilai lambat dari Lucky kemudian menjadi bahan sindiran yang ia sampaikan di depan forum partai.
Momen itu pun menjadi perhatian para peserta acara karena disampaikan secara terbuka di hadapan banyak pihak.
Baca juga: Kehidupan Bu Atun Guru Diolok Siswa, Dapat Rp 25 Juta dari Dedi Mulyadi tapi Donasikan ke Anak Yatim
Dedi Mulyadi sering mengirim pesan WA setiap pagi ke Lucky Hakim.
Dalam pesan itu, ia sering mengingatkan soal banyak pada Lucky.
"Sebenernya deket juga, saya sering ngingetin setiap pagi WA cuma suka telat jawabnya Bupati Indramayu, susah ngikutin saya bangunnya jam 4, udah datang belum?"
"Selamat datang pak Lucky gapapa baru telat 1 jam aman pak," ujar Dedi Mulyadi dilansir dari Instagram @indramayuinfo pada (23/04/2026).
Lebih lanjut, Dedi juga menyinggung soal perbedaan orang Indramayu dulu dengan orang Indramayu sekarang.
Menurutnya, Indramayu sekarang sudah memiliki banyak kawasan industri.
"Saya selalu ngomong hebatnya orang Indramayu kemana pun saya pergi ketemu orang Indramayu, setiap kunjungan kerja sama DPR pasti malamnya ketemu sama orang Indramayu."
"Maka di situ stimulusnya, bapak gak usah khawatir, Indramayu dulu beda dengan Indramayu sekarang, Indramayu sekarang itu hamparan kawasan Industrinya mencapai 10.000 hektar."
"Percepatannya terus saya lakukan, sekolah-sekolahnya diperbanyak," ujarnya.
Baca juga: Tadinya Menyindir, Dedi Mulyadi Kini Puji Sikap Lucky Hakim Bak Ksatria: Sudah Mengakui Kesalahan
Dedi juga menyebut Lucky bukanlah bupati miskin melainkan bupati menengah.
Hal itu karena sang bupati belakangan ini banyak melakukan pembebasan lahan untuk percepatan investasi kawasan industri.
"Ini bukan bupati miskin, ini bupati menengah lagi banyak pembebasan ini," ujar Dedi Mulyadi.
Mendengar sentilan itu, Lucky Hakim tampak tersenyum dengan peserta halalbihalal yang lain. Sementara itu, netizen justru ramai menyoroti aksi Dedi Mulyadi sentil Lucky Hakim di depan forum partai.
"Sebenernya bukan gurauan tapi teguran, sama gubernur aja lama responya apa lagi sama rakyat Indramayu," tulis akun @zan***.
"Sindir halus itu oleh kang KDM dan seharusnya menjadi pelajaran agar lebih profesional menjadi seorang pejabat/Bupati," tambah akun @nik***.
"Semoga Indramayu makin maju, banyak tenaga kerja terserap, pembangunan fisik dan IPM nya meningkat!" tambah akun @lut***.
Baca juga: Sosok Lucky Hakim, Artis Jadi Bupati Indramayu yang Disindir Dedi Mulyadi, Pergi Liburan Tanpa Izin
Seperti diketahui, Lucky Hakim kini menjabat sebagai Bupati Indramayu untuk periode 2025–2030.
Jabatan itu diemban Lucky sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Lucky memenangkan Pilkada 2024 dan dilantik bersama Wakil Bupati Syaefudin. Ini merupakan jabatan bupati pertamanya, setelah sebelumnya sempat mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu pada periode 2021–2023.
Sejak menjabat, Lucky meluncurkan 14 Program Percepatan yakni Indramayu Mengaji, Indramayu Beribadah, Indramayu Berzakat, Indramayu Belajar, Indramayu Sehat, Petani Sejahtera, Pasar Rakyat Indramayu,
Pengembangan Pariwisata Indramayu, Peningkatan Kesempatan dan Kompetensi Kerja, Jalan Mulus dan Aman, Perijinan Mudah, Cepat, dan Terpadu, Indramayu Smart Governance, Wong Reang Wadul, dan Indramayu Hijau.
(TribunTrends.com/Grid.id)