Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Wakil Rektor I Unika St Paulus Ruteng, Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd, mewakili Rektor Unika Santu Paulus Ruteng secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Putra dan Bola Voli Putri dalam rangka Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, di Lapangan Unika Ruteng, Kamis (23/4/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Marselus menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi agenda rutin dalam perayaan Dies Natalis sebagai bentuk komitmen kampus dalam memberikan ruang bagi pelajar SMA/SMK untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga.
“Ini adalah komitmen kami untuk memberikan kesempatan terbaik kepada putra-putri SMA/SMK di Flores untuk menunjukkan potensi dan bakat mereka kepada publik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Unika Santu Paulus Ruteng dan Yayasan Santu Paulus kepada masyarakat serta para mitra yang selama ini telah berkolaborasi dengan institusi.
Baca juga: Panitia Gelar Turnamen Bola Kaki dan Bola Voli Sambut Dies Natalis ke-67 Unika Santu Paulus Ruteng
Lebih lanjut, Marselus menjelaskan bahwa kegiatan olahraga ini sejalan dengan visi Unika Santu Paulus Ruteng sebagai komunitas akademik yang transformatif, kolaboratif, dan berkarakter.
Menurutnya, olahraga memiliki nilai pendidikan yang kuat, tidak hanya sebagai aktivitas fisik tetapi juga sarana pembentukan diri, kerja sama, dan karakter.
“Olahraga membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, dan mampu melampaui batas diri. Ini adalah proses transformasi dari biasa menjadi luar biasa,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa sepak bola dan bola voli mengajarkan nilai kolaborasi, di mana keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja sama tim, bukan ego pribadi.
Selain itu, Marselus menyoroti pentingnya karakter dalam olahraga, seperti sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama.
“Dalam olahraga, kemenangan sejati bukan hanya soal skor, tetapi bagaimana kita menjaga integritas dan martabat,” tegasnya.
Dalam konteks nilai-nilai Kristiani, kegiatan ini juga dipandang sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
Marselus berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati semua pihak selama pertandingan berlangsung.
“Jadikan turnamen ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaik,” pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, wasit dari Askab PSSI Manggarai, para kepala sekolah, pelatih, official, serta Yayasan Santu Paulus Ruteng dan para sponsor yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini memperkuat kolaborasi dan menjadi hiburan yang bermartabat bagi masyarakat,” pungkasnya. (rob)